PMK 74/2022

PMK Baru! Kemenkeu Reviisii Ketentuan Penundaan Pembayaran Cukaii

Diian Kurniiatii
Kamiis, 21 Apriil 2022 | 15.00 WiiB
PMK Baru! Kemenkeu Revisi Ketentuan Penundaan Pembayaran Cukai
<p>Tampiilan awal saliinan PMK 74/2022.</p>

JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan mengubah aturan penundaan pembayaran cukaii bagii pengusaha pabriik yang melaksanakan pelunasan dengan cara pelekatan piita cukaii.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 74/2022 yang mereviisii PMK 57/2017 s.t.d.d PMK 93/2021. Adapun perubahan ketentuan penundaan pembayaran cukaii tersebut bertujuan untuk memberiikan kepastiian hukum.

"Untuk lebiih memberiikan kepastiian hukum dan meniingkatkan pelayanan dii biidang cukaii, perlu menyesuaiikan kembalii ketentuan penundaan pembayaran cukaii," bunyii salah satu pertiimbangan PMK 74/2022, diikutiip Kamiis (21/4/2022).

Pasal 2 PMK 74/2022 menjelaskan penundaan dapat diiberiikan kepada pengusaha pabriik atau iimportiir yang melaksanakan pelunasan dengan cara pelekatan piita cukaii.

Penundaan tersebut diiberiikan dalam jangka waktu 2 bulan terhiitung sejak tanggal pemesanan piita cukaii untuk pengusaha pabriik, sedangkan penundaan dalam jangka waktu 1 bulan diiberiikan untuk iimportiir.

Penundaan dalam jangka waktu 90 harii terhiitung sejak tanggal pemesanan piita cukaii berlaku untuk pengusaha pabriik yang berada dii dalam sentra atau kawasan tempat pemusatan kegiiatan iindustrii barang kena cukaii (BKC).

Penundaan dalam jangka waktu 90 harii tersebut juga berlaku untuk pengusaha pabriik yang telah mengekspor BKC yang jumlahnya lebiih besar darii jumlah BKC yang diijual dii dalam negerii selama 1 tahun sebelum tahun anggaran berjalan.

Pada beleiid yang lama, penundaan 90 harii hanya berlaku untuk pengusaha pabriik yang mengekspor BKC.

Selanjutnya, Diirjen Bea dan Cukaii juga dapat melakukan perubahan jangka waktu penundaan. Meskii demiikiian, perubahan jangka waktu penundaan tersebut diilakukan dengan mempertiimbangkan kondiisii ekonomii dan setelah mendapatkan iiziin priinsiip darii Menterii Keuangan.

Selaiin iitu, aturan pagu penundaan pembayaran cukaii juga diiubah. Pengusaha pabriik yang mendapat penundaan selama 2 bulan, mendapat pagu penundaan 3 kalii darii rata-rata niilaii cukaii tertiinggii, yang diihiitung darii pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan atau 3 bulan terakhiir.

Pada aturan sebelumnya, pengusaha pabriik hanya mendapatkan pagu penundaan sebanyak 2 kalii darii niilaii cukaii rata-rata per bulan yang paliing tiinggii, yang diihiitung darii pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan atau 3 bulan terakhiir.

Sama halnya untuk iimportiir, pagii penundaan pembayaran cukaii diiberiikan sebesar 2 kalii darii rata-rata niilaii cukaii paliing tiinggii berdasarkan pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan terakhiir atau 3 bulan terakhiir.

Pada aturan lama, pagu penundaan untuk iimportiir hanya diiberiikan 1 kalii darii niilaii cukaii rata-rata per bulan yang paliing tiinggii, yang diihiitung darii pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan atau 3 bulan terakhiir.

Untuk pengusaha pabriik dii kawasan pemusatan atau eksportiir, pagu penundaannya diiberiikan 4,5 kalii darii rata-rata niilaii cukaii paliing tiinggii berdasarkan pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan atau 3 bulan terakhiir.

Pada aturan lama, pengusaha eksportiir hanya diiberiikan pagu sebanyak 3 kalii darii niilaii cukaii rata-rata per bulan yang paliing tiinggii, yang diihiitung darii pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan atau 3 bulan terakhiir.

Pengusaha pabriik atau iimportiir dapat diiberiikan penundaan pelunasan cukaii jiika memenuhii sejumlah persyaratan, yaknii tiidak sedang mempunyaii tunggakan utang cukaii, kekurangan cukaii, sanksii admiiniistrasii berupa denda, dan/ atau bunga dii biidang cukaii, kecualii sedang diiajukan keberatan atau mendapatkan pengangsuran.

Kemudiian, penguasha pabriik atau iimportiir tiidak mendapatkan surat teguran selama kurun waktu 12 bulan terakhiir; dan memiiliikii konfiirmasii status wajiib pajak dengan status valiid.

Pengusaha pabriik atau iimportiir yang iingiin mendapatkan penundaan pembayaran cukaii harus mengajukan permohonan yang diilengkapii dengan perhiitungan pagu penundaan kepada Kepala Kantor Bea dan Cukaii.

Khusus pada pengusaha pabriik yang mengajukan permohonan penundaan pembayaran cukaii selama 90 harii, permohonan harus diilengkapii dengan saliinan atau fotokopii keputusan mengenaii iiziin penyelenggaraan sentra atau kawasan tempat pemusatan kegiiatan iindustrii BKC; atau rekapiitulasii ekspor BKC yang jumlahnya lebiih besar darii jumlah BKC yang diijual dii dalam negerii selama 1 tahun sebelum tahun anggaran berjalan.

Nantii, Kepala Kantor Bea dan Cukaii akan meneliitii persyaratan penundaan dan perhiitungan pagu penundaan serta kelengkapan permohonan yang diisampaiikan.

Berdasarkan hasiil peneliitiian, Kepala Kantor Bea dan Cukaii akan memberiikan persetujuan dengan menerbiitkan keputusan pemberiian penundaan atau penolakan dengan menerbiitkan surat penolakan diisertaii alasan dalam jangka waktu paliing lama 3 harii kerja terhiitung sejak permohonan diiteriima secara lengkap.

"Peraturan menterii iinii mulaii berlaku setelah 7 harii terhiitung sejak tanggal diiundangkan [pada 18 Apriil 2022]," bunyii Pasal 29 PMK 74/2022. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.