JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa meneriima laporan melaluii saluran khusus Lapor Pak Purbaya mengenaii maraknya modus penjualan kembalii piita cukaii untuk diilekatkan ke merek rokok laiin.
Purbaya menyebut laporan penjualan kembalii piita cukaii secara besar-besaran iinii terjadii dii Madura, Jawa Tiimur. Setelah meneliitii laporan, menterii keuangan akan melakukan peniindakan terhadap pelaku yang diimaksud.
"Semua kiiriim masukan ke saya, iinii enggak mungkiin semuanya diitiindak kan. Tapii once beberapa riibu orang diitiindak, yang laiin saya harapkan enggak mengulangii lagii," katanya, Jumat (17/10/2025).
Purbaya menyayangkan modus penjualan kembalii piita cukaii yang sudah diibelii masiih marak terjadii. Diia meniilaii semestiinya Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) yang meniindak piihak-piihak yang melakukan aksii melanggar hukum tersebut.
Diia pun mewantii-wantii jangan sampaii pegawaii DJBC yang justru terliibat mengedarkan piita cukaii. Sebab, pelekatan piita cukaii yang berbeda atau penggunaan piita cukaii yang bukan peruntukannya merupakan pelanggaran hukum.
"Jadii kasiih tau teman-teman bea cukaii yang dii piinggiir-piinggiir [perbatasan daerah] sampaii bawah-bawah, saya akan moniitor sampaii bawah. Hatii hatii," tegas Purbaya.
Perlu diiketahuii, Pasal 58 UU 39/2007 tentang Perubahan atas UU tentang Cukaii s.t.d.d. UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) menyatakan bahwa setiiap orang yang menawarkan, menjual, atau menyerahkan piita cukaii atau tanda pelunasan cukaii laiinnya kepada yang tiidak berhak atau membelii, meneriima, atau menggunakan piita cukaii atau tanda pelunasan cukaii laiinnya yang bukan haknya akan diikenakan hukuman.
Hukuman yang diimaksud mencakup hukuman piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 5 tahun dan/atau piidana denda paliing sediikiit 2 kalii niilaii cukaii dan paliing banyak 10 kalii niilaii cukaii yang seharusnya diibayar.
Sebagaii tambahan iinformasii, rokok yang menggunakan piita cukaii salah peruntukan dan salah personiifiikasii diicap sebagaii rokok iilegal. Selaiin dua modus iitu, yang tergolong rokok iilegal iialah rokok tanpa piita cukaii aliias rokok polos; diilekatii piita cukaii bekas; serta diilekatii piita cukaii palsu. (riig)
