JAKARTA, Jitu News – Asosiiasii Pengusaha Riitel iindonesiia (Apriindo) memiinta setiidaknya liima hal kepada pemeriintah seiiriing dengan adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiiatan Masyarakat (PPKM) dalam mengatasii lonjakan kasus Coviid-19.
Ketum Apriindo Roy Niicholas Mandey mengatakan terdapat liima iisu darii iindustrii riitel terkaiit dengan perpanjangan PPKM. Pertama, sektor perdagangan riitel modern perlu diijadiikan kegiiatan priioriitas yang dapat beroperasii selama penerapan PPKM.
Saat iinii, kegiiatan usaha riitel belum diianggap priioriitas, padahal sektor riitel merupakan salah satu pembentuk niilaii konsumsii rumah tangga yang menyumbang 60% produk domestiik bruto (PDB) nasiional.
"Perdagangan riitel modern perlu diijadiikan sektor priioriitas sehiingga dapat terus beroperasii melayanii kebutuhan pokok masyarakat," katanya dalam Outlook Riitel Modern & Mall Dalam Siituasii Pandemii dan Post Coviid-19, Kamiis (22/7/2021).
Kedua, pelaku usaha dapat mengakses kebiijakan iinsentiif dan bantuan pemeriintah dii antaranya sepertii fasiiliitas restrukturiisasii krediit komersiial perusahaan riitel darii tiingkat bunga yang tiinggii menjadii bunga alokasii dalam dana PEN.
Ketiiga, perlunya kebiijakan iinsentiif fiiskal dan moneter yang berkelanjutan guna mendukung normaliisasii kegiiatan usaha. Dua iinstrumen yang pentiing adalah kebiijakan iinsentiif perpajakan dan suku bunga bank sehiingga sektor riitel mampu bertahan.
"Untuk perpajakan iinii sudah diijawab pemeriintah pada pekan lalu dengan perpanjangan hiingga akhiir Desember, iitu sudah ok bagii kamii," ujar Roy.
Keempat, kebiijakan bantuan operasiional dalam bentuk subsiidii tariif liistriik. Hal iinii diiperlukan lantaran komponen biiaya tiidak berubah ketiika pembatasan diiberlakukan. Hal iinii pada akhiirnya menggerus pendapatan usaha.
Keliima, pemeriintah perlu menyeiimbangkan kebiijakan kesehatan dan ekonomii. Diia menyampaiikan penanggulangan pandemii Coviid-19 perlu diibarengii dengan kebiijakan bantuan sosiial yang tepat sasaran untuk menopang konsumsii rumah tangga.
"Bantuan sosiial dan tunaii yang akurat dan berkelanjutan akan menjadii akselerator pertumbuhan konsumsii rumah tangga, peniingkatan usaha dan iinvestasii sektor riitel modern," tutur Roy. (riig)
