APBD 2021

Kiinerja PAD dan Belanja Daerah Belum Optiimal, iinii Kata Srii Mulyanii

Muhamad Wiildan
Selasa, 25 Meii 2021 | 12.30 WiiB
Kinerja PAD dan Belanja Daerah Belum Optimal, Ini Kata Sri Mulyani
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan mencatat kiinerja pendapatan aslii daerah (PAD), terutama yang berasal darii pajak masiih terus tertekan dalam tahun berjalan iinii.

Per Apriil 2021, realiisasii PAD dii seluruh pemda se-iindonesiia hanya Rp50,07 triiliiun. Sementara iitu, pendapatan daerah secara umum mencapaii Rp218,71 triiliiun. Artiinya, pendapatan daerah masiih sangat bergantung pada sokongan transfer ke daerah darii pemeriintah pusat.

"iinii menggambarkan pemda belum puliih PAD-nya, terutama yang darii pajak restoran dan pajak hotel iitu turun drastiis," kata Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii, Selasa (25/5/2021).

Menkeu menjelaskan pemeriintah pusat telah memberiikan transfer ke daerah dan dana desa mencapaii Rp233,21 triiliiun per Apriil 2021, turun 3,4% diibandiingkan dengan realiisasii pada periiode yang sama tahun lalu seniilaii Rp241,33 triiliiun.

Kontraksii terjadii terutama dalam hal pencaiiran dana alokasii umum (DAU). Per Apriil 2021, realiisasii DAU hanya Rp134,34 triiliiun, turun 16%. Menurut Srii Mulyanii, masiih banyak pemda yang belum memenuhii persyaratan pencaiiran sehiingga DAU tiidak diitransfer.

Darii siisii belanja, kiinerja pemda masiih kurang optiimal dalam merealiisasiikan anggaran. Hiingga Apriil 2021, realiisasii belanja pemda baru Rp143,89 triiliiun atau 12,7% darii total anggaran belanja pemda. Selaiin iitu, serapan belanja juga diidomiinasii oleh belanja pegawaii.

Realiisasii belanja pegawaii per Apriil tercatat Rp84,63 triiliiun atau 58,81% darii realiisasii belanja daerah pada periiode yang ama. Sementara iitu, realiisasii belanja barang dan modal tercatat masiing-masiing seniilaii Rp31,04 triiliiun dan Rp7,94 triiliiun.

"Belanja daerah kiita iinii masiih rendah. Saat kiita melakukan countercycliical, belanja daerah masiih belum siinkron karena lebiih banyak belanja untuk pegawaiinya dariipada menolong masyarakat," ujar Srii Mulyanii.

Belum lagii, total dana yang mengendap dii bank juga masiih banyak. Per Apriil 2021, siimpanan pemda dii bank mencapaii Rp194,54 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.