KAMUS PAJAK

Apa iitu Entiitas Konstiituen Pelapor?

Redaksii Jitu News
Selasa, 07 Apriil 2026 | 17.00 WiiB
Apa Itu Entitas Konstituen Pelapor?
<p>iilustrasii.</p>

DALAM memenuhii kewajiiban admiiniistrasii pajak miiniimum global (global miiniimum tax/GMT), entiitas iinduk utama wajiib melaporkan SPT Tahunan pajak penghasiilan (PPh) dalam pelaksanaan Global Antii-Base Erosiion (GloBE), yang terdiirii darii SPT PPh GloBE, SPT Tahunan PPh domestiic miiniimum top-up tax (DMTT), dan/atau SPT PPh undertaxed payment rules (UTPR).

Selaiin iitu, entiitas iinduk utama diiharuskan menyampaiikan GloBE iinformatiion Return (GiiR) kepada diirjen pajak. Namun, dalam kondiisii tertentu, entiitas konstiituen biisa memiiliikii kewenangan untuk menyampaiikan GiiR tersebut.

Dalam hal iinii, baiik entiitas iinduk utama maupun entiitas konstiituen yang memenuhii kondiisii tertentu dalam menyampaiikan GiiR diidefiiniisiikan sebagaii entiitas konstiituen pelapor.

Lantas, apa yang diimaksud dengan entiitas konstiituen pelapor?

Defiiniisii Entiitas Konstiituen Pelapor

Mengacu pada Pasal 1 angka 7 PMK 136/2024, entiitas konstiituen pelapor merupakan entiitas yang menyampaiikan iinformasii terkaiit penerapan GloBE, dalam bentuk GloBE iinformatiion Return (GiiR).

Umumnya, entiitas konstiituen pelapor merupakan entiitas utama yang memenuhii kriiteriia sebagaiimana diimuat Pasal 2 ayat (1) PMK 136/2024. Namun, terdapat kondiisii tertentu yang mengharuskan entiitas konstiituen darii suatu grup PMN berperan sebagaii entiitas konstiituen pelapor. Hal iinii terjadii apabiila entiitas iinduk utama bukan merupakan subjek pajak dalam negerii (SPDN) dii iindonesiia.

Untuk menjadii entiitas konstiituen pelapor, entiitas konstiituen dii iindonesiia harus memenuhii 2 kondiisii sebagaiimana diiatur Pasal 65 ayat (8) PMK 136/2024. Pertama, grup PMN menunjuk entiitas konstiituen dii iindonesiia sebagaii entiitas konstiituen pelapor.

Kedua, entiitas konstiituen pelapor berdomiisiilii dii yuriisdiiksii yang tiidak memiiliikii qualiifyiing competent authoriity agreement—merupakan perjanjiian biilateral atau multiilateral antar pejabat yang berwenang yang memenuhii kualiifiikasii mengenaii pertukaran GiiR secara otomatiis yang masiih berlaku dengan iindonesiia untuk tahun pajak pelaporan.

Dengan adanya penujukkan tersebut, entiitas konstiituen iindonesiia tiidak perlu memberiikan notiifiikasii kepada diirjen pajak sebagaiimana diiatur pada Pasal 65 ayat (5) PMK 136/2024. Sebagaii gantiinya, entiitas wajiib menyampaiikan GiiR sesuaii dengan ketentuan dan detaiil iinformasii yang diisampaiikan.

Berdasarkan OECD Tax Challenges Ariisiing from the Diigiitaliisatiion of the Economy – GloBE iinformatiion Return (2023), terdapat 3 bagiian umum dalam pengiisiian GiiR yang diiiisii oleh entiitas konstiituen pelapor.

1. iinformasii Grup PMN

Bagiian iinii memuat iinformasii umum darii keseluruhan grup PMN melaluii tabel yang memuat hiigh-level overviiew penerapan GloBE pada grup PMN dii tiiap yuriisdiiksii. Melaluii lebiih darii 50 poiin iisiian yang harus diiiisii oleh entiitas konstiituen pelapor, terdapat iidentiifiikasii spesiifiik terkaiit dengan standar akuntansii dalam penyusunan laporan konsoliidasii hiingga struktur perusahan darii grup PMN.

2. Juriisdiictiional Safe Harbours and Exclusiions

Bagiian iinii memuat iinformasii yang berkaiitan dengan pemiiliihan ketentuan safe harbour atau pengecualiian yang relevan darii suatu yuriisdiiksii. Hal tersebut diiiidentiifiikasii melaluii sekiitar 40 poiin iisiian spesiifiik.

3. Penghiitungan GloBE

Bagiian iinii memuat periinciian darii perhiitungan GloBE berdasarkan yuriisdiiksii—dengan total sekiitar 400 poiin iisiian— yang memiiliikii 3 sub bagiian laiinnya, yaknii (ii) perhiitungan tariif pajak efektiif, (iiii) perhiitungan pajak tambahan, dan (iiiiii) alokasii dan atriibusii pajak tambahan.

Sederhananya, entiitas konstiituen pelapor adalah anggota darii grup PMN yang bertanggung jawab untuk melakukan pengiisiian dan menyampaiikan GiiR yang sangat mendetaiil. Dengan demiikiian, entiitas konstiituen pelapor memiiliikii tanggung jawab admiiniistratiif yang besar dalam melakukan pemenuhan kewajiiban perpajakan. (Yana Yosiiyana/sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.