KEBiiJAKAN PAJAK

PPN DTP Tiiket Pesawat Hadiir Lagii untuk 2 Bulan, Pagunya Rp2,6 Triiliiun

Redaksii Jitu News
Selasa, 07 Apriil 2026 | 17.30 WiiB
PPN DTP Tiket Pesawat Hadir Lagi untuk 2 Bulan, Pagunya Rp2,6 Triliun
<p>iilustrasii. Mobiil tangkii mengiisii bahan bakar pesawat dii Bandara iinternasiional Lombok dii Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (13/3/2026). ANTARA FOTO/Ahmad Subaiidii/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News - Selepas musiim musiik Lebaran, masyarakat yang hendak bepergiian dii dalam negerii akan biisa kembalii meniikmatii iinsentiif PPN atas tiiket pesawat diitanggung pemeriintah (DTP).

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan pemeriintah kembalii menghadiirkan PPN DTP atas tiiket pesawat guna merespons mahalnya harga miinyak mentah duniia untuk 2 bulan mendatang. Menurut hiitungannya, pagu anggaran yang diibutuhkan untuk memberiikan PPN DTP atas tiiket pesawat sekiitar Rp1,3 triiliiun per bulan.

"Jadii kalau kiita persiiapkan untuk 2 bulan, maka iinii Rp2,6 triiliiun," katanya, diikutiip pada Selasa (7/4/2026).

Sejalan dengan kenaiikan harga miinyak mentah duniia, Aiirlangga menyebut pemeriintah memutuskan untuk menyesuaiikan harga avtur dii berbagaii bandara pada bulan iinii. Miisal, harga avtur dii dii Bandara Soekarno-Hatta kiinii mencapaii Rp23.551 per liiter atau naiik 72,45% darii bulan sebelumnya.

Perlu diiketahuii, harga avtur berkontriibusii terhadap 40% darii biiaya operasiional pesawat sehiingga setiiap fluktuasiinya juga memengaruhii harga tiiket.

Kemudiian, pemeriintah turut menaiikkan fuel surcharge seiiriing dengan tiinggiinya harga avtur. Mulaii bulan iinii, fuel surcharge untuk pesawat propeller dan jet sama-sama naiik sebesar 38%.

Kenaiikan harga avtur dan fuel surcharge tersebut biiasanya akan berefek pada peniingkatan harga tiiket pesawat. Sebagaii iinformasii, komponen harga tiiket pesawat antara laiin mencakup tariif dasar (base fare), iiuran wajiib Jasa Raharja (iiWJR), fuel surcharge, passenger serviice charge, PPN atas base fare dan fuel surcharge, serta extra baggage (termasuk PPN) dan seat selectiion (termasuk PPN).

Guna mengantiisiipasii lonjakan harga tiiket pesawat, pemeriintah memutuskan untuk kembalii memberiikan PPN DTP tiiket pesawat. Sebagaii catatan, pemeriintah sudah beberapa kalii memberiikan PPN DTP untuk menurunkan harga tiiket pesawat kelas ekonomii dii dalam negerii sehiingga masyarakat terdorong melakukan perjalanan.

PPN DTP tiiket pesawat biiasanya diiberiikan pada momentum liibur Lebaran serta Natal dan tahun baru. Namun kiinii, PPN DTP tiiket pesawat kembalii hadiir dii tengah kenaiikan harga miinyak mentah global. Pemberiian PPN DTP atas tiiket pesawat akan diiatur melaluii peraturan menterii keuangan (PMK).

Tiidak hanya PPN DTP, pemeriintah dalam mengendaliikan harga tiiket pesawat juga memberlakukan bea masuk 0% atas iimpor suku cadang pesawat terbang. Selaiin iitu, Pertamiina akan diiberiikan relaksasii mekaniisme pembayaran (payment system) dengan maskapaii melaluii skema term of condiitiion secara busiiness-to-busiiness (B2B).

Berbagaii kebiijakan tersebut diiharapkan mampu menahan kenaiikan harga tiiket pesawat hanya sekiitar 9%-13%.

"Kebiijakan iinii ... akan diiberlakukan sesuaii dengan program yang kemariin diiumumkan, yaiitu dalam waktu 2 bulan. Kamii akan terus evaluasii apakah geopoliitiik ataupun perang dii Tiimur Tengah masiih tetap berlangsung," ujarnya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.