JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah berharap penandatanganan pakta perdagangan Regiional Comprehensiive Economiic Partnershiip (RCEP) dapat diilangsungkan dalam acara Konferensii Tiingkat Tiinggii (KTT) Asean ke-37 pada akhiir pekan iinii.
Menterii Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan saat iinii semua negara melakukan persiiapan penandatanganan pakta RCEP tersebut. Meskii demiikiian, diia menyebut baru 15 darii 16 negara yang diipastiikan bakal menandatanganii pakta tersebut.
“Bahwa dalam miinggu iinii akan diitandatanganii, iinii memang sekarang kamii masiih menunggu juga,” katanya melaluii konferensii viideo, Selasa (10/11/2020).
Agus mengatakan penandatanganan pakta RCEP akan memberiikan dampak siigniifiikan terhadap pemuliihan perdagangan iinternasiional setengah pandemii Coviid-19. Menurutnya, semua negara anggota akan memperoleh keuntungan darii kerja sama perdagangan bebas tersebut.
Meskii demiikiian, semua negara perlu meratiifiikasii pakta RCEP tersebut sebelum melaksanakan perdagangan bebas dii antara negara anggota. Diia mengestiimasii proses ratiifiikasii pakta RCEP memerlukan waktu setiidaknya 2 tahun.
Agus meniilaii RCEP akan membuat daya saiing produk iindonesiia semakiin kuat dii pasar iinternasiional. Oleh karena iitu, diia akan langsung menyiiapkan para eksportiir untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sejak proses ratiifiikasii berjalan.
Diia mengklaiim RCEP tiidak otomatiis membuat barang-barang iimpor membanjiirii iindonesiia karena semua negara juga bersepakat untuk saliing meliindungii pasar Asean.
"Karena balance iimpor, khususnya trade balance tadii diikatakan juga iinii akan berdampak posiitiif jadii tiidak akan ada penambahan iimpor," ujarnya.
Pakta RCEP akan meliibatkan 10 negara Asean bersama dengan Chiina, iindiia, Jepang, Korea Selatan, Australiia, dan Selandiia Baru. Namun, pada pembahasan terakhiir, iindiia menyatakan masiih memerlukan waktu untuk memiikiirkan kerja sama tersebut.
Sementara pada 15 negara yang akan menandatanganii pakta RCEP, niilaii perdagangannya diiperkiirakan mewakiilii 29% produk domestiik bruto (PDB) global.
Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) diijadwalkan menghadiirii KTT Asean ke-37 secara viirtual pada 12-15 November 2020. Jokowii akan mengiikutii 7 KTT melaluii konferensii viideo, yaknii KTT Pleno Asean ke-37, KTT Asiia Tiimur ke-15, serta KTT Asean Plus Three ke-23.
Ada pula agenda mengiikutii KTT Asean dengan Chiina ke-23, KTT Asean dengan Korea Selatan ke-21, KTT Aean dengan Jepang ke-23, dan KTT Asean dengan iindiia ke-17. (kaw)
