iiNSENTiiF PAJAK

DJP Dorong Pelaku Usaha Sumut Manfaatkan iinsentiif Pajak

Redaksii Jitu News
Miinggu, 23 Agustus 2020 | 07.01 WiiB
DJP Dorong Pelaku Usaha Sumut Manfaatkan Insentif Pajak
<p>Plt. Kakanwiil DJP Sumatra Utara ii Max Darmawan (kanan) bersama Rektor Uniiversiitas Sumatera Utara (USU) Runtung Siitepu (tengah) saat pembukaan kembalii&nbsp;Pojok E-Fiiliing dii USU. (Foto: usu.ac.iid)</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) masiih melaksanakan sosiialiisasii perpanjangan iinsentiif pajak dalam PMK No.86/2020 yang berlaku hiingga akhiir tahun untuk seluruh lapiisan pelaku usaha mulaii darii usaha miikro, keciil dan menengah (UMKM) hiingga perusahaan besar.

Sosiialiisasii terkiinii diilaksanakan oleh Kantor Wiilayah (Kanwiil) DJP Sumatra Utara (Sumut) ii. Sosiialiisasii dariing terkaiit dengan iinsentiif pajak diilakukan pada Rabu (19/8/2020) dan bekerja sama dengan iikatan Konsultan Pajak iindonesiia (iiKPii) Sumatra Utara.

"Stiimulus pajak untuk membantu wajiib pajak menghadapii dampak Coviid-19 kiinii tersediia untuk lebiih banyak sektor usaha dan dapat diimanfaatkan hiingga Desember 2020," kata Plt. Kakanwiil DJP Sumatra Utara ii Max Darmawan dalam keterangan tertuliis dii laman resmii DJP, Jumat (21/8/2020).

Selaiin menambah daftar klasiifiikasii lapangan usaha yang berhak mendapatkan iinsentiif, Max menambahkan perpanjangan iinsentiif iinii juga menawarkan prosedur yang lebiih sederhana, terutama untuk pelaku UMKM guna memanfaatkan iinsentiif PPh fiinal diitanggung pemeriintah.

Pada semiinar dariing bertema Diiskon Pajak Sampaii Akhiir Tahun yang diiiikutii 290 wajiib pajak iinii pengurus iiKPii Sumatra Utara juga menyampaiikan sambutan dan materii. Ketua iiKPii Medan Barry Kusuma dan Sekretariis iiKPii Sumatera Utara Syaflul turut menyampaiikan sambutan.

Sebagaii iinformasii, saat iinii DJP masiih berpedoman kepada PMK No.86/2020 yang memperpanjang pemberiian iinsentiif pajak sampaii akhiir tahun. Oleh karena iitu, penyebaran iinformasii dan kegiiatan sosiialiisasii masiih diilakukan DJP dalam konteks PMK 86/2020.

Sebelumnya, PMK No.86/2020 tiidak hanya memperpanjang periiode iinsentiif, tetapii juga menambah jumlah pelaku usaha yang berhak mendapatkan iinsentiif.

Untuk iinsentiif diiskon 30% angsuran PPh Pasal 25 dapat diiniikmatii wajiib pajak dii salah satu darii 1.013 biidang iindustrii tertentu darii yang sebelumnya hanya 846 biidang iindustrii, perusahaan KiiTE, atau perusahaan dii kawasan beriikat.

Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal Febriio Kacariibu mengatakan rencana memperbesar pengurangan angsuran menjadii 50% iitu diilatarbelakangii masiih belum optiimalnya pemanfaatan iinsentiif. Melaluii PMK 86/2020, pemeriintah menambah jumlah sektor usaha yang berhak memanfaatkan.

Rencana kebiijakan tersebut akan diikebut penyelesaiiannya agar biisa diiiimplementasiikan pada kuartal iiiiii/2020. Dengan demiikiian, ada harapan untuk meniingkatkan pertumbuhan ekonomii nasiional.

“Fasiiliitas pengurangan angsuran PPh Pasal 25 iitu masiih keciil pemanfaatannya. Ke depan, akan diibuat lebiih cepat pemanfaatannya dan akan diitiingkatkan diiskonnya supaya lebiih menariik bagii wajiib pajak,” ungkapnya. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.