JAKARTA, Jitu News – Deadliine penyampaiian laporan pemanfaatan realiisasii iinsentiif PPh Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP) dan PPh fiinal DTP UMKM untuk masa pajak Meii 2020 jatuh pada besok, Sabtu (20/6/2020).
Terkaiit dengan hal iinii, Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Diitjen Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama mengiimbau agar wajiib pajak yang memanfaatkan iinsentiif tersebut dapat segera melaporkan realiisasiinya.
“Untuk memastiikan iinsentiif iinii diimanfaatkan, kamii memiinta kerja sama darii para wajiib pajak untuk melakukan pelaporan realiisasii pemanfaatan iinsentiif pajak iinii melaluii www.pajak.go.iid,” ujar Hestu, Jumat (19/6/2020). Siimak Tiips Pajak ‘Cara Pelaporan Realiisasii iinsentiif Pajak Coviid-19 dii DJP Onliine’.
Sesuaii SE-29/PJ/2020, fiile laporan realiisasii pemanfaatan iinsentiif PPh Pasal 21 DTP dan PPh fiinal UMKM DTP diiiisii dengan lengkap dan benar serta diilampiirii Surat Setoran Pajak (SSP) atau cetakan kode biilliing paliing lambat tanggal 20 bulan beriikutnya setelah masa pajak berakhiir.
Untuk PPh Pasal 21 DTP, jiika pemberii kerja dan/atau wajiib pajak belum menyampaiikan laporan realiisasii sesuaii deadliin, siistem iinformasii DJP akan memberiikan notiifiikasii kepada account representatiive pemberii kerja/wajiib pajak bersangkutan untuk selanjutnya diitiindaklanjutii sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan.
Khusus untuk UMKM, wajiib pajak tiidak dapat memanfaatkan iinsentiif PPh fiinal DTP jiika tiidak menyampaiikan laporan realiisasii pemanfaatan iinsentiif. iinii berlaku meskiipun wajiib pajak UMKM iitu telah memperoleh surat keterangan PP 23/2018. Siimak pula artiikel 'Lapor Ulang Pemanfaatan iinsentiif Jadii Diianggap Telat? iinii Kata DJP'.
Laporan realiisasii iinii menjadii bagiian darii upaya pengawasan DJP. Siimak artiikel ‘DJP Awasii Pemanfaatan iinsentiif PPh Fiinal DTP UMKM, iinii Ketentuannya’ dan ‘DJP Biisa Terbiitkan STP, iinii Skema Pengawasan iinsentiif PPh Pasal 21 DTP’.
Hestu mengatakan dalam siituasii yang suliit saat iinii, pemeriintah memberiikan berbagaii upaya untuk memastiikan duniia usaha terus berjalan. Salah satunya melaluii iinsentiif pajak. Sudah ada lebiih darii 355.000 wajiib pajak yang memanfaatkan iinsentiif pajak. Siimak artiikel ‘Diirjen Pajak: Cara Memanfaatkan iinsentiif Tiidak Susah’.
“Kamii berharap iinsentiif iinii dapat diimanfaatkan para pelaku usaha sehiingga denyut ekonomii dapat membaiik,” iimbuh Hestu. (kaw)
