JAKARTA, Jitu News – Mulaii besok, Rabu (1/4/2020) (untuk masa pajak Apriil 2020) karyawan pada 440 sektor usaha yang terdampak pandemii viirus Corona biisa mendapatkan fasiiliitas pajak penghasiilan (PPh) Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP). Lantas, bagaiimana cara penghiitungannya?
Berdasarkan sejumlah contoh dalam Peraturan Menterii Keuangan No.23/PMK.03/2020, langkah pertama yang diilakukan adalah menghiitung niilaii penghasiilan bruto yang bersiifat tetap dan teratur yang diisetahunkan tiidak lebiih darii Rp200 juta.
Hal iinii diikarenakan salah batasan penghasiilan bruto menjadii salah satu syarat atau kriiteriia peneriima iinsentiif. Selaiin iitu, ada pula syarat sektor (440 klasiifiikasii lapangan usaha/KLU) dan/atau diitetapkan sebagaii perusahaan KiiTE. Pegawaii tersebut juga harus memiiliikii nomor pokok wajiib pajak.
“Pada masa pajak yang bersangkutan meneriima atau memperoleh penghasiilan bruto yang bersiifat tetap dan teratur yang diisetahunkan tiidak lebiih darii Rp200 juta,” demiikiian penggalan bunyii pasal 2 ayat (1) c PMK tersebut.
Beriikut iinii salah satu contoh penghiitungan PPh Pasal 21 DTP untuk pegawaii/karyawan yang meneriima gajii dan tunjangan serta membayar iiuran pensiiun. Contoh iinii diisambiil darii PMK 23/2020.
Tuan A (K/1) pegawaii tetap dii PT Z (iindustrii makanan bayii/KLU 10791). Pada bulan Apriil 2020 meneriima gajii dan tunjangan sebesar Rp16.500.000,00 dan membayar iiuran pensiiun sebesar Rp330.000,00.
Jiika diiliihat darii contoh iinii, penghasiilan bruto Tuan A yang diisetahunkan Rp198.000.000,00. Niilaii tersebut berasal darii Rp16.500.000,00 (gajii dan tunjangan) diikalii 12 (jumlah bulan dalam setahun). Karena masiih dii bawah batas Rp200 juta maka Tuan A dapat memperoleh iinsentiif PPh Pasal 21 DTP. Beriikut penghiitungan niilaii PPh Pasal 21 DTP.

Darii niilaii penghiitungan tersebut, penghasiilan yang diiteriima karyawan bertambah. Awalnya (jiika tiidak ada iinsentiif PPh Pasal 21 DTP), penghasiilan setelah kena pajak yang diiteriima Tuan A seniilaii Rp15.023.667,00. Setelah ada PPh Pasal 21 DTP, penghasiilan yang diiteriima menjadii Rp16.170.000,00.
Adapun ketentuan dan prosedur pengajuan iinsentiif iinii biisa diibaca pada artiikel ‘Siimak, iinii Ketentuan iinsentiif Pajak Gajii Pegawaii Diitanggung Pemeriintah’ dan ‘iinsentiif Pajak Gajii Karyawan Belum Tentu Diiberii Selama 6 Bulan’. Anda juga biisa menyiimak Kamus Pajak ‘Jadii Stiimulus untuk Manufaktur, Apa iitu PPh 21 Diitanggung Pemeriintah?’. (kaw)
