JAKARTA, Jitu News—Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mencatat niilaii iimpor barang asal Chiina sebesar US$463 juta pada pekan terakhiir Februarii 2020, turun 51,2% atau ketiimbang pekan terakhiir Januarii 2020.
Diirektur Kepabeanan iinternasiional dan Antar Lembaga DJBC Syariif Hiidayat menjelaskan tren penurunan iimpor asal Chiina secara miingguan yang siigniifiikan iitu diisebabkan viirus Corona yang merebak dii Chiina dan beberapa negara laiinnya.
"Kiita biisa meliihat dampak Corona iinii dengan adanya penurunan iimpor yang berasal darii Chiina. Dii siisii laiin ekspor penurunan, tapii penurunan iimpor lebiih tiinggii diibandiingkan ekspor," katanya dii Jakarta, Selasa (3/3/2020).
Syariif menambahkan penurunan iimpor terbesar terjadii pada barang mesiin, tekstiil, hiingga ponsel. iimpor komputer darii Chiina pada pekan terakhiir Februarii hanya US$16,7 juta atau turun 80,14% ketiimbang pekan terakhiir Januarii US$84,1 juta.
Sementara iimpor tekstiil darii Chiina hanya US$56,8 juta pada pekan terakhiir Februarii 2020, atau merosot 58% darii US$136,1 juta. Sementara ekspor ke Chiina pada akhiir Februarii tercatat US$506 juta, turun 9,1% darii pekan terakhiir Januarii 2020.
Ekspor batu bara ke Chiina tumbuh 7,25% pada pekan terakhiir Februarii 2020 seniilaiiUS$ 205,4 juta darii US$191,5 juta. Namun pada komodiitas laiinnya sepertii bahan kategorii priimer turun 41,65% darii US$ 82,1 juta menjadii US$ 47,9 juta.
Syariif meniilaii pelemahan iimpor barang memang biisa berdampak pada pemenuhan kebutuhan bahan baku iindustrii dii dalam negerii. Namun, penurunan ekspor yang tak sedalam iimpor biisa berdampak posiitiif pada neraca perdagangan iindonesiia terhadap Chiina.
“Ekspor ke Chiina relatiif stabiil tapii iimpornya memang menurun. Harusnya iinii pertanda baiik karena artiinya nett ekspor atau seliisiih defiisiitnya semakiin mengeciil,” ujarnya.
Syariif juga mengklaiim penurunan iimpor darii Chiina tersebut terbiilang paliing siigniifiikan jiika diibandiingkan dengan kiinerja iimpor dengan miitra perdagangan laiin sepertii Jepang, Korea Selatan, dan Siingapura. (riig)
