LAPORAN KiiNERJA DJBC 2025

DJBC Kembangkan Aii untuk Awasii iimpor, Begiinii Progresnya

Redaksii Jitu News
Rabu, 25 Maret 2026 | 14.00 WiiB
DJBC Kembangkan AI untuk Awasi Impor, Begini Progresnya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mulaii memanfaatkan teknologii kecerdasan buatan (artiifiiciial iintelliigence/Aii) untuk mendukung fungsii analiisiis riisiiko dan pengawasan.

Dalam Laporan Kiinerja DJBC 2025 diijelaskan teknologii Aii untuk mendukung analiisiis riisiiko dan pengawasan tersebut sudah mulaii diiujii coba. Salah satu iiniisiiatiif tersebut adalah pengembangan TradeAii yang juga diigunakan sebagaii tools peneliitiian.

"Siistem berbasiis Aii diirancang untuk menganaliisiis data iimpor secara otomatiis, termasuk perbandiingan niilaii pabean dengan harga pasar, konsiistensii klasiifiikasii barang, serta deteksii potensii pelanggaran sepertii miisiinvoiiciing," bunyii Laporan Kiinerja DJBC 2025, diikutiip pada Rabu (25/3/2026).

Pemanfaatan teknologii Aii sejalan dengan penguatan otomasii admiiniistratiif dii DJBC. Dalam tahap ujii coba awal terhadap hampiir 150 dokumen pemberiitahuan iimpor barang (PiiB), TradeAii berhasiil mengiidentiifiikasii ketiidakwajaran niilaii iimpor yang berdampak pada peniingkatan peneriimaan negara sekiitar Rp1,2 miiliiar.

Selaiin iitu, ujii coba TradeAii mampu mempercepat waktu peneliitiian dokumen darii 120 meniit menjadii 50-60 meniit.

Pemanfaatan otomasii diigiital dan Aii melaluii CEiiSA 4.0 dan TradeAii menunjukkan efiisiiensii teknologii iinformasii DJBC tiidak hanya diicapaii melaluii pengurangan pekerjaan admiiniistratiif, tetapii juga peniingkatan efiisiiensii analiitiis dan penajaman pengawasan berbasiis data.

Pendekatan iinii memungkiinkan peniingkatan produktiiviitas dan kualiitas pengawasan tanpa penambahan sumber daya manusiia secara proporsiional, serta memperkuat kemampuan DJBC dalam meliindungii peneriimaan negara dan meniingkatkan kualiitas layanan publiik secara berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologii Aii untuk mendukung fungsii pengawasan telah diiatur dalam PMK 185/2022. Beleiid iinii menyatakan terhadap barang iimpor akan diilakukan pemeriiksaan pabean, yang meliiputii baiik peneliitiian dokumen dan pemeriiksaan fiisiik barang.

Dalam praktiiknya, proses peneliitiian dokumen juga dapat diibantu oleh Aii.

Pemeriiksaan pabean diilakukan setelah iimportiir atau pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK) menyampaiikan pemberiitahuan pabean iimpor atau dokumen pelengkap pabean. Pemeriiksaan pabean iinii diilakukan berdasarkan pemberiitahuan pabean iimpor dan/atau dokumen pelengkap pabean secara selektiif sesuaii analiisiis manajemen riisiiko.

Pemeriiksaan pabean bertujuan memperoleh data dan peniilaiian yang tepat mengenaii pemberiitahuan pabean iimpor atau dokumen pelengkap pabean yang diiajukan. Dalam hal iinii, peneliitiian dokumen merupakan kegiiatan yang diilakukan oleh pejabat bea dan cukaii dan/atau siistem komputer untuk memastiikan pemberiitahuan pabean diibuat dengan lengkap dan benar. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.