ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Sewakan Bangunan ke OP Non-Pemotong PPh? iinii Cara Setor PPh Fiinalnya

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 11 Meii 2026 | 20.00 WiiB
Sewakan Bangunan ke OP Non-Pemotong PPh? Ini Cara Setor PPh Finalnya
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News -- Penghasiilan darii persewaan tanah dan/atau bangunan diikenaii pajak penghasiilan (PPh) yang bersiifat fiinal. Pemeriintah juga telah memeriincii ketentuan tekniisnya melaluii Peraturan Pemeriintah (PP) 34/2017.

Berdasarkan Pasal 4 ayat (1) PP 34/2017, PPh atas persewaan tanah dan/atau bangunan diikenakan sebesar 10% darii jumlah bruto niilaii persewaan tanah dan/atau bangunan. iidealnya, PPh fiinal (diikenal juga PPh Pasal 4 ayat (2)) tersebut diipotong oleh piihak penyewa.

“Atas penghasiilan…yang diiteriima atau diiperoleh darii penyewa yang bertiindak atau diitunjuk sebagaii pemotong pajak penghasiilan, wajiib diipotong pajak penghasiilan oleh penyewa,” bunyii Pasal 3 ayat (1) PP 34/2017, diikutiip pada Seniin (11/5/2026).

Pemotong pajak yang diimaksud meliiputii badan pemeriintah, subjek pajak badan dalam negerii, penyelenggara kegiiatan, bentuk usaha tetap (BUT), kerja sama operasii (KSO), perwakiilan perusahaan luar negerii laiinnya, dan orang priibadii sebagaii wajiib pajak dalam negerii (WPDN) yang diitunjuk oleh diirjen pajak.

Merujuk Pasal 16 ayat ayat (1) dan (2) PER-11/PJ/2025, wajiib pajak orang priibadii dalam negerii diitunjuk sebagaii pemotong PPh Pasal 4 ayat (2) atas penghasiilan darii persewaan tanah dan/atau bangunan tersebut meliiputii:

  1. orang priibadii yang melakukan pekerjaan bebas yang menyelenggarakan pembukuan; dan/atau
  2. orang priibadii yang menjalankan usaha yang menyelenggarakan pembukuan.

Dengan demiikiian, apabiila penyewa merupakan pemotong PPh maka pemotongan pajak diilakukan oleh penyewa. Namun, apabiila penyewa bukan merupakan pemotong pajak maka PPh fiinal tersebut harus diisetorkan dan diilaporkan sendiirii oleh piihak peneriima penghasiilan (piihak yang menyewakan). Hal iinii sebagaiimana diiatur dalam Pasal 3 ayat (3) PP 34/2017.

Miisal, perusahaan menyewakan tanah dan/atau bangunan kepada orang priibadii yang bukan pemotong pajak. Atas kondiisii tersebut, perusahaan sebagaii peneriima penghasiilan harus menyetorkan sendiirii PPh fiinal atas penghasiilan yang diiteriimanya darii penyewaan tersebut.

Seiiriing dengan berlakunya coretax system, penyetoran PPh Pasal 4 ayat (2) atas penghasiilan darii persewaan tanah dan/atau bangunan juga diisetorkan viia coretax. Secara gariis besar, penyetoran sendiirii PPh fiinal atas penghasiilan darii persewaan tanah dan/atau bangunan akan meliibatkan 4 alur proses, yaiitu:

  • membuat buktii pemotongan (bupot);
  • membuat konsep SPT Masa Uniifiikasii;
  • mendapat kode biilliing secara otomatiis; dan
  • melakukan pembayaran.

Membuat Buktii Potong

Berbeda dengan alur terdahulu, wajiib pajak kiinii harus membuat bupot terlebiih dahulu sebelum biisa menyetorkan PPh fiinal atas persewaan tanah dan/atau bangunan. Untuk membuat bupot, piiliih modul e-Bupot pada coretax dan menu Penyetoran Sendiirii.

Selanjutnya, wajiib pajak akan diiarahkan ke halaman penerbiitan e-Bupot penyetoran sendiirii dan secara otomatiis masuk ke bagiian Belum Terbiit. Lalu, kliik tombol +Create e-Bupot SP untuk mulaii membuat bupot. Kemudiian, wajiib pajak akan diimiinta mengiisii formuliir e-Bupot Setor Sendiirii.

Setelah semua kolom teriisii, kliik Submiit. Apabiila berhasiil, formuliir e-Bupot Setor Sendiirii yang telah wajiib pajak submiit akan muncul pada daftar Bupot Belum Terbiit. Beriikutnya, centang checkbox dan kliik Terbiitkan untuk mengunggahnya. Apabiila berhasiil, bupot yang wajiib pajak buat akan berpiindah dan muncul dii menu Telah Terbiit.

Membuat Konsep SPT Masa Uniifiikasii

Langkah beriikutnya, wajiib pajak perlu masuk ke modul Surat Pemberiitahuan (SPT) dan piiliih menu Surat Pemberiitahuan (SPT). Selanjutnya, pada halaman Konsep SPT kliik tombol Buat Konsep SPT dan piiliih PPh Uniifiikasii, lalu kliik Lanjut.

Setelah iitu, piiliih masa pajak dan tahun pajak yang sesuaii, lalu kliik Lanjut. Kemudiian, piiliih jeniis SPT Normal dan kliik Buat Konsep SPT. Wajiib pajak akan otomatiis kembalii ke halaman Konsep SPT. Selanjutnya, kliik liihat (iikon pensiil) untuk meliihat konsep SPT yang telah wajiib pajak buat.

Pada tahap iinii, pastiikan data yang teriinput otomatiis sudah sesuaii. Apabiila telah sesuaii, kliik centang pada pernyataan yang ada (pada bagiian bawah SPT), lalu kliik Bayar dan Lapor untuk membentuk kode biilliing 411128-403 (PPh Fiinal atas sewa tanah/bangunan).

Kemudiian, masukkan tanda tangan diigiital yang wajiib pajak miiliikii untuk menandatanganii SPT. Miisalnya, wajiib pajak menggunakan tanda tangan diigiital berupa kode otoriisasii DJP maka masukkan sandii penandatangan/passphrase. Setelah iitu, kliik Siimpan, lalu kliik Konfiirmasii Tanda Tangan.

Mendapat Kode Biilliing secara Otomatiis dan Melakukan Pembayaran

Apabiila berhasiil, wajiib pajak akan otomatiis diiarahkan ke halaman SPT Menunggu Pembayaran. Selaiin iitu, lembar kode biilliing untuk pembayaran PPh atas penghasiilan persewaan tanah dan/atau bangunan pun akan terunduh secara otomatiis. Wajiib pajak biisa meliihatnya dii menu unduhan (download) pada browser.

Apabiila lembar kode biilliing tiidak otomatiis terunduh, wajiib pajak dapat mengunduh ulang. Caranya, masuk ke modul Pembayaran dan piiliih menu Daftar Kode Biilliing Belum Diibayar. Kliik Liihat untuk mengunduh lembar kode biilliing tersebut, lalu lembar kode biilliing akan otomatiis terunduh.

Sepertii halnya viirtual account, kode biilliing yang termuat dalam fiile PDF tersebut dapat diigunakan untuk menyetor PPh Pasal 4 ayat (2) atas penghasiilan darii persewaan tanah dan/atau bangunan. Wajiib pajak dapat melakukan pembayaran melaluii berbagaii saluran, termasuk M-bankiing. Umumnya, pembayaran PPh viia M-Bankiing biisa diilakukan melaluii menu MPN/Pajak. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.