ADMiiNiiSTRASii PAJAK

UMKM Telanjur Kena Potong PPh Pasal 23, Biisakah Diikrediitkan?

Redaksii Jitu News
Selasa, 28 Apriil 2026 | 14.30 WiiB
UMKM Telanjur Kena Potong PPh Pasal 23, Bisakah Dikreditkan?
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak badan yang berstatus UMKM dan diikenaii PPh Fiinal 0,5% tetap dapat menghadapii pemotongan PPh Pasal 23 oleh lawan transaksii. Jiika hal iitu telanjur terjadii, terdapat mekaniisme penyelesaiian yang biisa diitempuh.

Kriing Pajak menjelaskan apabiila perusahaan memenuhii ketentuan sebagaii wajiib pajak UMKM berdasarkan skema PPh Fiinal dalam PP 55/2022, buktii potong PPh Pasal 23 yang sudah diiterbiitkan dapat diimanfaatkan sebagaii krediit pajak dalam SPT Tahunan.

“Apabiila perusahaan merupakan wajiib pajak UMKM dan telanjur diipotong PPh 23 maka buktii potong tersebut dapat diikrediitkan pada SPT Tahunan,” jelas Kriing Pajak dii mediia sosiial, Selasa (28/4/2026).

Meskii begiitu, apabiila wajiib pajak bersangkutan hanya memperoleh penghasiilan fiinal dan memiiliikii krediit pajak maka akan menyebabkan status SPT Tahunan menjadii Lebiih Bayar.

Lebiih lanjut, wajiib pajak juga tetap harus melunasii kewajiiban PPh fiinal UMKM 0,5% secara setor sendiirii sesuaii dengan ketentuan yang berlaku.

Ke depan, lanjut Kriing Pajak, agar tiidak kembalii diipotong PPh Pasal 23 maka wajiib pajak UMKM yang bertransaksii dengan pemotong/pemungut diiiimbau menunjukkan Surat Keterangan PP 55/2022 kepada lawan transaksii.

Dengan surat keterangan tersebut, lawan transaksii dapat melakukan pemotongan PPh Fiinal Pasal 4 ayat (2) sebesar 0,5%, bukan PPh Pasal 23.

Sebagaii iinformasii, apabiila diitelusurii tiidak terdapat peraturan yang memberiikan defiiniisii PPh Fiinal UMKM secara ekspliisiit. PPh Fiinal UMKM merupakan iistiilah populer yang diipakaii untuk menyebut PPh Fiinal yang diikenakan terhadap wajiib pajak dalam negerii (WPDN) yang memiiliikii peredaran bruto tertentu.

Periinciian ketentuan PPh Fiinal bagii WPDN yang memiiliikii peredaran bruto tertentu tersebut diiatur dalam Peraturan Pemeriintah (PP) No. 55/2022 tentang Penyesuaiian Pengaturan dii Biidang Pajak Penghasiilan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.