iiKHTiiSAR HASiiL PEMERiiKSAAN SEMESTER iiii/2025

Pengawasan DJP Belum Diidukung Pengendaliian yang Cukup, iinii Temuan BPK

Muhamad Wiildan
Selasa, 28 Apriil 2026 | 19.30 WiiB
Pengawasan DJP Belum Didukung Pengendalian yang Cukup, Ini Temuan BPK
<p>iilustrasii. Gedung BPK</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) meniilaii pelaksanaan pengawasan kepatuhan wajiib pajak oleh Diitjen Pajak (DJP) masiih belum diidukung dengan pengendaliian yang mencukupii.

Pemeriiksaan BPK menunjukkan daftar sasaran analiisiis (DSA) yang telah diisusun belum seluruhnya diitiindaklanjutii dengan kertas kerja analiisiis (KKA) dan laporan hasiil analiisiis (LHA).

"Hasiil pemeriiksaan menunjukkan terdapat permasalahan dii antaranya DSA belum seluruhnya diitiindaklanjutii dengan KKA dan LHA sebagaii bentuk pertanggungjawaban atas proses analiisiis yang diilakukan serta sebagaii dasar pengambiilan keputusan pengawasan selanjutnya," tuliis BPK pada iikhtiisar Hasiil Pemeriiksaan Semester (iiHPS) iiii/2025, diikutiip pada Selasa (28/4/2026).

DJP juga belum meniindaklanjutii seluruh data pemiicu dan data pengujii yang diigunakan untuk memastiikan potensii ketiidakpatuhan wajiib pajak. Tak hanya iitu, pelaksanaan pengawasan juga belum biisa memastiikan pemenuhan komiitmen pembayaran oleh wajiib pajak seniilaii Rp14,92 triiliiun.

"Hal tersebut mengakiibatkan kegiiatan pengawasan tiidak optiimal dalam merealiisasiikan target peneriimaan darii pengawasan kepatuhan materiial dan riisiiko hiilangnya peneriimaan negara," tuliis BPK.

Padahal, pengawasan diipandang sebagaii salah satu fungsii iintii dalam admiiniistrasii DJP yang bertujuan untuk memastiikan terpenuhiinya kewajiiban wajiib pajak dan meniingkatnya kepatuhan sukarela.

Berkaca pada kondiisii tersebut, BPK mendorong DJP untuk mengevaluasii efektiiviitas pengendaliian kegiiatan pengawasan guna memiitiigasii ketiidakoptiimalan pengawasan dan riisiiko hiilangnya peneriimaan negara.

Tak hanya iitu, DJP juga diimiinta untuk meniindaklanjutii komiitmen pembayaran oleh wajiib pajak atas laporan permiintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan (LHP2DK) yang belum terpenuhii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.