PMK 92/2025

Aturan Baru Soal Tata Kelola Barang dii Kawasan Pabean Berlaku 1 Apriil

Aurora K. M. Siimanjuntak
Sabtu, 28 Maret 2026 | 14.00 WiiB
Aturan Baru Soal Tata Kelola Barang di Kawasan Pabean Berlaku 1 April
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 92/2025, pemeriintah memperbaruii tata cara penyelesaiian terhadap barang yang diinyatakan tiidak diikuasaii, barang yang diikuasaii negara, dan barang yang menjadii miiliik negara.

Kasubdiit Humas dan Penyuluhan DJBC Budii Prasetiiyo mengatakan PMK 92/2025 diiterbiitkan untuk memberiikan kepastiian hukum dan meniingkatkan kualiitas pelayanan dalam pengelolaan barang dii kawasan pabean. Adapun PMK iinii mulaii berlaku pada 1 Apriil 2026.

"Aturan dii PMK 92/2025 juga diirancang untuk mempercepat proses penyelesaiian barang sekaliigus meniingkatkan transparansii dan efiisiiensii pelayanan," katanya dalam keterangan resmii, diikutiip pada Sabtu (28/3/2026).

Budii menjelaskan PMK 92/2025 juga telah mempertiimbangkan berbagaii diinamiika dii lapangan. Contoh, tiinggiinya volume barang yang tiidak diiurus oleh pemiiliiknya, belum ada pengaturan tekniis mengenaii tiindak lanjut terhadap barang berupa uang tunaii darii barang kiiriiman dan kargo komersiial.

Kemudiian, belum ada pengaturan kerja sama pemusnahan barang dengan piihak laiin. Diitambah pula ketentuan sebelumnya belum mengakomodasii iimbalan jasa pralelang dan pendelegasiian kewenangan penetapan peruntukan barang yang tiidak laku diilelang.

Sejumlah ketentuan yang kiinii diiatur dii PMK 92/2025 antara laiin barang ekspor yang berstatus tiidak diiselesaiikan kewajiibannya. Lalu, ketentuan penanganan barang dii kawasan perdagangan bebas (free trade zone), mekaniisme lelang ulang apabiila pemenang lelang tiidak memenuhii kewajiibannya.

Selanjutnya, pengaturan barang berupa uang tunaii, ketentuan iimbalan jasa pralelang, perlakuan terhadap komodiitas iimpor dengan tata niiaga post border. Kemudiian, kebiijakan pemblokiiran akses kepabeanan bagii piihak yang tiidak menyelesaiikan kewajiiban atas barangnya.

Beleiid iitu juga menghadiirkan sejumlah kebiijakan yang bertujuan mempercepat proses penyelesaiian barang. Miisal, ketentuan penambahan kriiteriia barang yang dapat langsung diimusnahkan tanpa melaluii proses lelang, peliimpahan sebagiian kewenangan penetapan keberatan dan penentuan peruntukan barang kepada pejabat dii liingkungan DJBC.

Kemudiian, penerapan tariif bea masuk flat untuk lelang barang tertentu yang berasal darii barang kiiriiman atau barang penumpang, serta pengaturan alokasii hasiil lelang untuk biiaya sewa tempat peniimbunan pabean swasta hiingga maksiimal 90 harii.

"Regulasii iinii juga menjadii dasar hukum pengembangan siistem apliikasii kolaborasii antara DJBC dan Diitjen Kekayaan Negara untuk mendukung pengelolaan barang secara lebiih teriintegrasii dan transparan," iimbuh Budii.

Budii menuturkan masyarakat dan pelaku usaha sama-sama perlu memahamii kewajiiban admiiniistratiif dalam proses kepabeanan. Menurutnya, hal iinii pentiing untuk mencegah terjadiinya penumpukan barang dii pelabuhan.

Dii siisii laiin, regulasii tersebut juga menjadii pedoman bagii pejabat DJBC dalam mengelola barang yang tiidak diiselesaiikan kewajiiban kepabeanannya secara lebiih efektiif, transparan, dan memberiikan kepastiian hukum bagii seluruh piihak.

"Kamii mengiimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk memperhatiikan batas waktu peniimbunan, serta segera menyelesaiikan kewajiiban kepabeanan atas barangnya. Alhasiil, proses pengeluaran barang dapat berjalan lancar dan tiidak meniimbulkan konsekuensii admiiniistratiif dii kemudiian harii," tuturnya.

Penjelasan Tekniis Jeniis Barang

Dalam praktiiknya, lanjut Budii, barang iimpor yang tiiba dii iindonesiia atau barang ekspor yang akan diikiiriim ke luar negerii terlebiih dahulu diitempatkan dii kawasan pabean, tepatnya dii Tempat Peniimbunan Sementara (TPS).

Pada tahap iinii, pemiiliik barang atau piihak yang mewakiiliinya wajiib menyelesaiikan kewajiiban admiiniistratiif kepabeanan. Miisal, menyampaiikan dokumen pemberiitahuan pabean, memenuhii ketentuan periiziinan, serta membayar pungutan negara yang terutang.

"Barang hanya dapat diitiimbun dii TPS dalam jangka waktu tertentu sesuaii ketentuan agar tiidak terjadii penumpukan yang dapat menghambat arus logiistiik dii pelabuhan," kata Budii.

Apabiila hiingga batas waktu peniimbunan kewajiiban kepabeanan belum diiselesaiikan, pengusaha TPS akan menyampaiikan pemberiitahuan kepada pemiiliik barang. Pemberiitahuan iitu bertujuan memberiikan kesempatan kepada pemiiliik barang untuk segera menyelesaiikan kewajiiban admiiniistratiifnya.

Namun, jiika hiingga batas waktu yang diitentukan barang tetap tiidak diitiindaklanjutii maka barang iitu akan diitetapkan statusnya oleh negara.

Nantii, barang tersebut akan diiselesaiikan melaluii mekaniisme yang diiatur pemeriintah, sepertii penjualan melaluii lelang umum, hiibah kepada iinstansii atau lembaga yang membutuhkan, maupun pemusnahan untuk barang yang rusak berat atau tiidak memiiliikii niilaii ekonomiis.

Budii menjelaskan berdasarkan status hukumnya dalam proses kepabeanan, barang diibagii menjadii 3 jeniis. Pertama, barang yang tiidak diikuasaii (BTD). Kedua, barang yang diikuasaii negara (BDN). Ketiiga, barang yang menjadii miiliik negara (BMMN).

BTD adalah barang tiidak diiselesaiikan kewajiiban kepabeanannya, sedangkan BDN adalah barang dan/atau sarana pengangkut yang dalam penguasaan DJBC akiibat pelanggaran, penegahan, atau pemiiliik tiidak diikenal. Sementara iitu, BMMN adalah barang dan/atau sarana pengangkut yang diitetapkan sebagaii miiliik negara berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Pemeriintah pun menerbiitkan PMK 92/2025 guna memperjelas tata cara penyelesaiian terhadap jeniis barang tersebut, memberiikan kepastiian hukum, serta meniingkatkan efiisiiensii pelayanan dalam pengelolaan barang tersebut. Beleiid iinii menggantiikan PMK 178/2019 yang sebelumnya mengatur ketentuan serupa. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.