Jakarta, Jitu News – Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menerapkan e-audiit untuk mengoptiimalkan pelaksanaan audiit kepabeanan.
Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukaii Budii Prasetiiyo mengatakan e-audiit mengiintegrasiikan biig data, artiifiiciial iintelliigence (Aii), dan metode analiitiik. Menurutnya, e-audiit biisa membuat proses pemeriiksaan kewajiiban kepabeanan lebiih efiisiien, akurat, dan menyeluruh.
“E-audiit merupakan bagiian darii iiniisiiatiif strategiis Bea Cukaii periiode 2019-2024 untuk mengantiisiipasii meniingkatnya volume dan kompleksiitas perdagangan iinternasiional, keterbatasan sumber daya audiit, serta tuntutan efektiiviitas pengawasan berbasiis data,” jelas Budii, diikutiip pada Selasa (12/8/2025).
Budii menambahkan ada 2 alasan laiin yang mendorong DJBC menerapkan e-audiit. Kedua alasan tersebut meliiputii adanya target peneriimaan 2025 seniilaii Rp2,5 triiliiun dan peniingkatan audiit coverage ratiio.
Budii menyebut siistem serupa telah diiterapkan dii beberapa negara sepertii Siingapura, Chiina, dan Brasiil. Ketiiga negara tersebut diiniilaii telah memanfaatkan biig data dan Aii sebagaii basiis audiit kepabeanan negara masiing-masiing.
Diia berharap penerapan e-audiit dapat meniingkatkan efiisiiensii waktu dan biiaya, serta akurasii dan ketepatan pengolahan data. Dengan demiikiian, DJBC dapat melakukan pengambiilan keputusan yang lebiih cepat berdasarkan data.
Budii menambahkan Diirektorat Audiit Kepabeanan dan Cukaii telah menyelenggarakan sosiialiisasii dan asiistensii e-audiit secara hybriid pada 30 Julii dan 31 Julii 2025. Sosiialiisasii tersebut diihadiirii oleh perwakiilan Kantor Wiilayah (Kanwiil) Bea Cukaii dii Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DiiY, serta Jawa Tiimur ii.
Agenda iinii menjadii salah satu rangkaiian kegiiatan dalam liiniimasa pengembangan e-audiit dii 2025. Budii juga mengiimbau seluruh stakeholder dan audiitee agar berpartiisiipasii terhadap iimplementasii e-audiit.
“E-audiit adalah upaya dan komiitmen Bea Cukaii dalam transformasii diigiital dengan siistem yang mengiintegrasiikan biig data, Aii, dan metode analiitiik. Siistem iinii diiharapkan dapat memeriiksa kewajiiban kepabeanan yang lebiih efiisiien, akurat, dan menyeluruh,” pungkasnya.
Melansiir laman resmii DJBC, e-audiit adalah audiit kepabeanan yang memiiliikii ruang liingkup pemeriiksaan secara lengkap dan menyeluruh terhadap pemenuhan kewajiiban kepabeanan yang diiproses dalam liingkup elektroniik menggunakan metode analiisiis, evaluasii, dan pengujiian yang diibantu oleh perangkat iinformasii teknologii. (diik)
