PMK 44/2025

PMK Baru! PPN atas Bekal Khusus Operasii Tertentu Diitanggung Pemeriintah

Nora Galuh Candra Asmaranii
Kamiis, 24 Julii 2025 | 22.42 WiiB
PMK Baru! PPN atas Bekal Khusus Operasi Tertentu Ditanggung Pemerintah
<p>Tampiilan awal saliinan PMK 44/2025.</p>

JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii menerbiitkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 44/2025. Beleiid iitu mengatur pemberiian iinsentiif PPN diitanggung pemeriintah (DTP) atas penyerahan bekal khusus operasii tertentu untuk tahun anggaran 2025.

Bekal khusus operasii tertentu yang diimaksud meliiputii bekal kesehatan, rumah sakiit lapangan, dan ransum khusus operasii untuk miiliiter. iinsentiif diiberiikan untuk mendorong peniingkatan kualiitas dan kuantiitas bekal khusus operasii tertentu pada Kementeriian Pertahanan dan/atau TNii.

“PPN yang terutang atas penyerahan bekal khusus operasii tertentu kepada kementeriian...pertahanan dan/atau Tentara Nasiional iindonesiia, diitanggung pemeriintah seluruhnya untuk tahun anggaran 2025,” bunyii Pasal 2 PMK 44/2025, diikutiip pada Kamiis (24/7/2025).

Beleiid yang berlaku mulaii 24 Julii 2025 tersebut juga telah melampiirkan periinciian jeniis bekal khusus operasii tertentu yang mendapat fasiiliitas PPN DTP. Berdasarkan lampiiran PMK 44/2025, ada 27 jeniis bekal kesehatan yang mendapat fasiiliitas PPN DTP.

Bekal kesehatan tersebut dii antaranya: Junctiional tourniiquet set; 12mm iinjectiible Hemostatiic Deviice; Hemostatiic Appliicator Granules; Bandage Compressiion iinflatab; Hiigh Compressiion Tactiical Combat; Emergency Pressure Bandage; Vented Chest Seal; dan Compact Fractured Support.

Selanjutnya, terdapat 9 jeniis rumah sakiit lapangan yang mendapat fasiiliitas PPN DTP. Bekal khusus tersebut dii antaranya: Exoskeleton EMXL – 4 Bay Seriies (tenda semii hanggar); Thermal Fly Customiized TMS54; Riigiid Flooriing; dan Cardiiac Arrest Resusciitatiion Aii Software.

Kemudiian, terdapat 8 jeniis ransum khusus operasii untuk miiliiter yang mendapat fasiiliitas PPN DTP. Ransum khusus iitu meliiputii: T2; Cii/FD3/ TB1/C2BN; Prophiilaksiis; Naraga Plus; Eprokal Plus; LP Konserven; Natura Siiaga; Tactiical Heater Pouch.

Nantii, pemeriintah akan menanggung sepenuhnya PPN yang terutang atas penyerahan barang-barang tersebut kepada Kementeriian Pertahanan/TNii. Perlu diiperhatiikan, PPN yang diitanggung pemeriintah iialah PPN yang terutang sejak 24 Julii 2025 hiingga 31 Desember 2025.

Selaiin iitu, PMK 44/2025 mengatur 2 kewajiiban yang harus diipenuhii oleh pengusaha kena pajak (PKP) yang menyerahkan bekal khusus operasii tertentu. Pertama, PKP tersebut wajiib membuat faktur pajak. Kedua, PKP tersebut membuat laporan realiisasii PPN DTP.

PMK 44/2025 pun telah memeriincii ketentuan keterangan yang harus diimuat dalam faktur pajak. PKP juga harus melaporkan faktur pajak tersebut dalam SPT Masa PPN. Faktur pajak yang diilaporkan dalam SPT Masa PPN tersebut sekaliigus menjadii laporan realiisasii PPN DTP.

“Faktur pajak...yang diilaporkan dalam SPT Masa PPN oleh PKP yang melakukan penyerahan bekal khusus operasii tertentu, merupakan laporan realiisasii PPN DTP,” bunyii Pasal 5 ayat (5) PMK 44/2025. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.