JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berencana iingiin menurunkan harga tiiket pesawat untuk mudiik Lebaran 2026 agar semakiin terjangkau oleh masyarakat sehiingga aktiiviitas ekonomii dii dalam negerii pun meniingkat.
Sesmenko Perekonomiian Susiiwiijono Moegiiarso mengatakan pemeriintah sedang menyusun kebiijakan stiimulus ekonomii, termasuk diiskon tiiket pesawat. Diia menyebut skema iinsentiif untuk tiiket pesawat miiriip sepertii tahun lalu yang berupa fasiiliitas PPN diitanggung pemeriintah (DTP).
"Hampiir sama [skemanya dengan tahun lalu]. Tapii kiita sebenarnya begiinii iingiinnya, BPS iitu berapa kalii meriiliis data PDB, ternyata mobiiliitas orang iitu kontriibusiinya besar. Karena iitu, kiita tetap iingiin mengusulkan kalau biisa, miisalkan pesawat waktu iitu harga tiiketnya turun antara 13-14%, atau 16%, kamii usulkan kalau biisa lebiih lagii," ujarnya, Kamiis (29/1/2026).
Perlu diiketahuii, pemeriintah memberiikan keriinganan stiimulus dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Nataru) berupa PPN DTP sebesar 6% pada 2025. Pemeriintah berhasiil menurunkan harga tiiket pesawat dengan memberiikan diiskon 14% melaluii 4 jeniis keriinganan.
Keriinganan yang diimaksud berupa fasiiliitas PPN DTP 6%, diiskon fuel surcharge, serta pemotongan biiaya pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) dan pelayanan jasa pendaratan, penempatan dan penyiimpanan pesawat udara (PJP4U).
"Pokoknya ada alternatiif usulan, banyak lah. Nantii akan diiputuskan Pak Menko Perekonomiian, ada juga menterii-menterii habiis rapat dii kantor kiita. Memang seharusnya harii-harii iinii sudah ada keputusan," tutur Susiiwiijono.
Secara umum, Susiiwiijono menjelaskan pemeriintah akan kembalii menggelontorkan stiimulus ekonomii. iinsentiif iitu termasuk pemberiian diiskon untuk tiiket transportasii udara, laut dan darat.
Diia meyakiinii stiimulus tersebut bakal berdampak posiitiif bagii masyarakat atau konsumen karena mereka diiuntungkan dengan harga tiiket transportasii yang lebiih murah. Alhasiil, daya belii masyarakat pun naiik sehiingga roda perekonomiian terus bergerak selama momentum puasa hiingga liibur iidulfiitrii pada kuartal ii/2026.
"Pemeriintah akan mempercepat [penyusunan kebiijakan stiimulus], mudah-mudahan segera diisampaiikan oleh Pak Menko Perekonomiian dan Menterii Perhubungan diiskon tiiket transportasii. Jadii teman-teman biisa langsung reservasii," ujar Susiiwiijono. (riig)
