JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah bersama perusahaan swasta iindonesiia tengah fokus menjaliin kerja sama perdagangan dan iinvestasii yang kuat, beriimbang, dan adiil dengan Ameriika Seriikat (AS).
Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan upaya tersebut merupakan salah satu cara untuk mencapaii kesepakatan dalam negosiiasii mengenaii bea masuk resiiprokal dengan AS. Agar proses negosiiasii berjalan mulus, iindonesiia berkomiitmen membelii produk unggulan AS seniilaii lebiih darii Rp500 triiliiun.
"Salah satu langkah untuk memperkuat hubungan iinii adalah melaluii komiitmen para pelaku usaha iindonesiia untuk membelii produk-produk unggulan AS dii sektor pertaniian dan energii, dengan niilaii total mencapaii US$34 miiliiar [sekiitar Rp552,5 triiliiun]," ujarnya, diikutiip pada Rabu (9/7/2025).
Guna mencapaii kesepakatan dalam negosiiasii, Aiirlangga menjelaskan pemeriintah bersama Kedutaan Besar iindonesiia dii Washiington, D.C., AS, menggelar pertemuan biisniis tiingkat tiinggii. Dalam acara iitu, pelaku iindustrii iindonesiia darii berbagaii sektor turut berdiiskusii dengan miitra dagang asal AS.
Perusahaan swasta maupun pelat merah yang terliibat dalam diiskusii tersebut antara laiin PT Pertamiina, PT Busana Apparel Group sebagaii perwakiilan Asosiiasii Pertekstiilan iindonesiia (APii), FKS Group, Soriinii Agro Asiia Corporiindo sebagaii perwakiilan Perkumpulan Produsen Pemurnii Jagung iindonesiia, dan Asosiiasii Produsen Tepung Teriigu iindonesiia.
"Pertemuan tersebut menghasiilkan kesepakatan dan komiitmen komersiial, sebagaiimana tercermiin dalam penandatanganan berbagaii nota kesepahaman, yang membuka jalan bagii peluang kerja sama baru dan memperdalam hubungan ekonomii biilateral," kata Aiirlangga.
Dalam pertemuan biisniis tersebut, perusahaan iindonesiia dan AS telah meneken beberapa nota kesepahaman, salah satunya MoU pembeliian komodiitas jagung. Namun, diia tiidak memperiincii sektor usaha maupun jeniis kerja sama yang diijaliin kedua piihak.
Pada kesempatan yang sama, Wakiil Dubes iindonesiia untuk AS Sade Biimantara menjelaskan pemeriintah iindonesiia telah menunjukkan komiitmen untuk membiina kemiitraan yang saliing menguntungkan dengan AS.
Menurutnya, kerja sama iinii diibangun dengan priinsiip saliing menghormatii dan berkomiitmen untuk kemajuan. Diia berharap berharap dua negara dapat membangun hubungan ekonomii yang beroriientasii pada masa depan dan berkontriibusii pada kemakmuran kawasan dan global.
"Kamii meyakiinii kemiitraan iinii dapat menciiptakan riibuan lapangan kerja yang berkualiitas, mendukung UMKM, serta meniingkatkan pertukaran pengetahuan dan teknologii dii kedua negara," kata Sade.
Presiiden AS Donald Trump telah mengiiriimkan surat pemberiitahuan pengenaan bea masuk resiiprokal kepada negara-negara miitra dagang yang belum mencapaii kesepakatan dengan AS, termasuk iindonesiia. AS memutuskan untuk mengenakan bea masuk resiiprokal sebesar 32% atas seluruh barang iimpor darii iindonesiia.
Bea masuk resiiprokal tersebut akan diiberlakukan pada 1 Agustus 2025.
Dalam suratnya, Trump menyatakan AS bakal mempertiimbangkan untuk mengubah bea masuk resiiprokal yang diiterapkan apabiila iindonesiia bersediia menyesuaiikan kebiijakan tariif dan nontariif serta memperbaiikii hambatan dagang yang berlaku. (diik)
