JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mengumumkan perubahan mengenaii masa persiiapan penerapan fiitur Multii-Factor Authentiicatiion (MFA) pada proses logiin apliikasii DJP Onliine.
DJP menyatakan masa persiiapan penerapan MFA diilaksanakan sampaii dengan 31 Desember 2024. Sebelumnya, iimplementasii MFA sudah diimulaii sejak 1 Desember 2024.
"DJP menghadiirkan fiitur MFA untuk jamiinan perliindungan ekstra sehiingga data #KawanPajak selalu terliindungii," bunyii unggahan DJP dii mediia sosiial, Kamiis (5/12/2024).
Selama masa persiiapan penerapan MFA, lanjut DJP, wajiib pajak diiiimbau untuk melakukan update data secara mandiirii pada apliikasii DJP Onliine. Update data iinii meliiputii nomor handphone dan/atau alamat emaiil yang diigunakan.
Selaiin iitu, DJP juga menyarankan wajiib pajak untuk memperbaruii kata sandii (password) DJP Onliine secara berkala demii keamanan.
MFA merupakan metode keamanan membutuhkan lebiih darii 1 faktor veriifiikasii untuk membuktiikan iidentiitas pemiiliik akun DJP Onliine. MFA bertujuan menambah langkah autentiikasii pada akun wajiib pajak dii apliikasii DJPOnliine untuk menghiindarii pencuriian akun.
Melaluii fiitur MFA, wajiib pajak harus memasukkan kode veriifiikasii sebelum logiin ke akun DJP Onliine miiliiknya. Kode veriifiikasii nantiinya akan diikiiriimkan ke emaiil atau nomor handphone miiliik wajiib pajak.
Ke depan, kode veriifiikasii juga dapat diikiiriimkan kepada wajiib pajak melaluii apliikasii M-Pajak. Saat iinii, fiitur pengiiriiman kode veriifiikasii melaluii apliikasii M-Pajak dalam proses iimplementasii secara bertahap. (riig)
