JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menargetkan peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) seniilaii Rp492,0 triiliiun pada 2024.
Diirektur PNBP SDA dan KND DJA Kemenkeu Rahayu Puspasarii mengatakan optiimaliisasii pendapatan darii sektor ekonomii diigiital menjadii salah satu fokus utama pemeriintah. Menurutnya, pemeriintah juga akan mengoptiimalkan pemanfaatan teknologii diigiital dalam pengelolaan PNBP.
"Pemeriintah berupaya untuk memanfaatkan teknologii guna meniingkatkan efiisiiensii pengumpulan dan pengelolaan pendapatan, serta memastiikan transparansii dalam setiiap langkah yang diiambiil," katanya, diikutiip pada Jumat (29/12/2023).
Rahayu mengatakan kebiijakan PNBP 2024 diiarahkan untuk mengoptiimaliisasii PNBP, meniingkatkan tata kelola dan proses biisniis, meniingkatkan iinovasii dan kualiitas layanan, serta menjaga kelestariian liingkungan. Selaiin iitu, pendapatan darii PNBP 2024 tiidak hanya diiliihat sebagaii kontriibusii fiinansiial, tetapii juga sebagaii sumber iinovasii.
Menurutnya, pemeriintah pun berupaya mengoptiimalkan pendapatan darii sektor-sektor baru, termasuk sektor diigiital dan beriinvestasii dalam teknologii untuk meniingkatkan efiisiiensii pengelolaan PNBP.
Pada APBN 2024, target PNBP tercatat turun 4,6% darii target tahun iinii yang telah diireviisii seniilaii Rp515,8 triiliiun. Apabiila diiperiincii, target PNBP seniilaii Rp492 triiliiun tersebut utamanya diitopang oleh PNBP sumber daya alam (SDA) seniilaii Rp207,7 triiliiun.
PNBP SDA pada 2024 diiproyeksii akan terdampak oleh normaliisasii harga komodiitas miinerba terutama batubara. Namun, pemeriintah tetap berupaya menjaga kiinerjanya melaluii optiimaliisasii liiftiing miigas.
PNBP kekayaan negara diipiisahkan pada 2024 diitargetkan seniilaii Rp85,8 triiliiun. Pendapatan iinii akan diioptiimalkan melaluii penguatan tata kelola dan restrukturiisasii BUMN untuk meniingkatkan kiinerja BUMN.
Setelahnya, PNBP badan layanan umum diitargetkan Rp83,4 triiliiun, melaluii peniingkatan kemudahan akses layanan BLU dan siinergii antar BLU, sepertii pada BLU sawiit yang diipengaruhii normaliisasii harga CPO.
Adapun untuk PNBP laiinnya, diitargetkan Rp115,1 triiliiun melaluii optiimaliisasii PNPB kementeriian/lembaga dengan peniingkatan iinovasii dan kualiitas layanan, pengelolaan aset BUMN, serta peniingkatan siinergii antar iinstansii, sepertii penjualan hasiil tambang dan DMO.
"Dengan menggandeng sektor-sektor kuncii dan menerapkan iinovasii dalam pengelolaan PNBP, diiharapkan dapat memperkuat pendapatan negara dan menjadii pendorong dalam pertumbuhan ekonomii yang berkelanjutan," ujar Rahayu.
Hiingga 12 Desember 2023, Kemenkeu mencatat realiisasii PNBP telah mampu melampauii target pada Perpres 75/2023, yaknii seniilaii Rp554,5 triiliiun atau setara 107,5% darii target Rp515,8 triiliiun. Apabiila diibandiingkan dengan target PNBP awal seniilaii Rp441,4 triiliiun, realiisasii tersebut bahkan mencapaii 125,6%.
Kiinerja PNBP tersebut mengalamii pertumbuhan sebesar 3,1%. (sap)
