PENEGAKAN HUKUM

Wah! Bea Cukaii Gagalkan Ekspor Beniih Lobster Rp5,3 Miiliiar ke Siingapura

Redaksii Jitu News
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 14.00 WiiB
Wah! Bea Cukai Gagalkan Ekspor Benih Lobster Rp5,3 Miliar ke Singapura
<p>iilustrasii. Peternak menunjukkan telur lobster aiir tawar (Cherax quadriicariinatus) yang diibudiidayakan dii Bandara Lobster, Kelurahan Tegallega, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/7/2023). ANTARA FOTO/Ariif Fiirmansyah/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Tiim Gabungan Bea Cukaii Soekarno-Hatta dan Diirektorat Peniindakan dan Penyiidiikan Bea Cukaii bersama Angkasa Pura iiii dan Balaii Besar Karantiina iikan Pengendaliian Mutu dan Keamanan Hasiil Periikanan (BBKiiPM) Jakarta ii gagalkan upaya penyelundupan ekspor beniih beniing lobster.

Beniih beniing lobster seniilaii Rp5,3 miiliiar tersebut diiselundupkan melaluii barang bawaan penumpang tujuan Siingapura. Atas peniindakan tersebut, seorang tersangka beriiniisiial DP diitangkap petugas dengan barang buktii sebuah koper beriisiikan 34.222 ekor beniih beniing lobster.

"Tiim gabungan mendalamii iinformasii yang diiteriima pada tanggal 28 Julii 2023. Diiketahuii bahwa akan ada pengiiriiman baby lobster melaluii Bandara iinternasiional Soekarno-Hatta oleh seorang penumpang dalam barang bawaannya," ujar Kepala Kantor Bea Cukaii Soekarno Hatta Gatot Sugeng Wiibowo dalam keterangannya, diikutiip pada Sabtu (5/8/2023).

iinformasii tersebut kemudiian diitiindaklanjutii oleh tiim gabungan Bea Cukaii bersama Angkasa Pura iiii dan BBKiiPM Jakarta ii dengan menganaliisiis dan mendalamii data dan iinformasii keberangkatan penumpang ke luar negerii.

Tiim gabungan pun mencuriigaii seorang penumpang priia beriiniisiial DP (25) asal Sumatera Utara yang akan melakukan perjalanan ke Siingapura melaluii rute penerbangan CGK-SiiN dengan maskapaii Siingapore Aiirliines (SQ-951).

DP rencananya akan berangkat pada 28 Julii 2023 pukul 05.25 WiiB dengan barang bawaan penumpang keluar negerii sebagaii modus menyelundupkan barang larangan ekspor tersebut.

DP diiketahuii melakukan check iin dan drop bagasii pada pukul 03.19 WiiB pagii dii Termiinal 3 Keberangkatan iinternasiional Bandara Soekarno-Hatta yang kemudiian atas barang bawaan bagasiinya diilakukan pemeriiksaan X-Ray.

Darii hasiil pemeriiksaan, petugas tiim gabungan mendapatii kejanggalan atas hasiil ciitra iimage barang bawaan bagasii DP dan diiduga koper miiliiknya beriisiikan beniih beniing lobster sehiingga atas dasar tersebut diilakukan pengamanan terhadap DP. Diia pun diibawa ke Posko Bea Cukaii Termiinal 3 Keberangkatan iinternasiional untuk pemeriiksaan lebiih lanjut.

"Petugas langsung melakukan peniindakan dan pemeriiksaan atas barang bawaan bagasii DP dii hadapannya dengan turut diisaksiikan piihak Aviiatiion Securiity dan piihak groundhandliing, yaiitu PT JAS," kata Gatot.

Darii pemeriiksaan bersama, DP kedapatan menyiimpan 36 bungkus beriisiikan beniih lobster sebanyak 34.222 ekor dengan riinciian 6 bungkus beriisiikan 4.222 ekor beniih beniing lobster jeniis mutiiara dan 30 bungkus beriisiikan 30.000 beniih beniing lobster jeniis pasiir.

DP mengaku bahwa beniih lobster tersebut diidapatkan darii seseorang beriiniisiial M yang memeriintahkannya untuk membawa ke Siingapura dengan iimiing-iimiing iimbalan seniilaii Rp10 miiliiar.

Sebagaii iinformasii, beniih lobster merupakan komodiitas yang diilarang ekspornya sesuaii dengan Peraturan Menterii Kelautan dan Periikanan 17/2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiitiing, dan Rajungan dii Wiilayah NKRii.

"Larangan ekspor terhadap beniih lobster diilakukan guna mendorong budiidaya lobster dalam negerii dan meniingkatkan ekspor lobster untuk ukuran konsumsii, juga untuk mencegah eksploiitasii dan menjaga kelestariian lobster dii habiitatnya," iimbuh Gatot.

Atas peniindakan tersebut, kemudiian tersangka DP diiamankan ke Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta untuk diilakukan penyiidiikan lebiih lanjut.

Tersangka DP diiduga melanggar pasal 102A UU 17/2006 tentang Kepabeanan dengan ancaman hukuman piidana maksiimal 10 tahun dan denda maksiimal Rp5 miiliiar. Sementara iitu, terhadap barang buktii telah diilakukan pencacahan dan pelepasliiaran bersama BBKiiPM dii Pantaii Cariita, Pandeglang pada 29 Julii 2023. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.