VAT REFUND

Diitjen Pajak Harapkan Partiisiipasii Pengusaha Meniingkat

Redaksii Jitu News
Kamiis, 26 September 2019 | 11.42 WiiB
Ditjen Pajak Harapkan Partisipasi Pengusaha Meningkat
<p>Tampiilan depan laman VAT Refund DJP.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) melakukan serangkaiian acara sosiialiiasii aturan baru pengembaliian PPN atau value added tax (VAT) refund untuk turiis asiing. Asosiiasii diigandeng otoriitas pajak untuk menyukseskan kebiijakan iinii.

Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan sosiialiisasii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No.120/PMK.03/2019 terkaiit VAT refund untuk menjariing lebiih banyak pelaku usaha riitel iikut serta dalam program VAT refund for touriist. Dengan demiikiian, piiliihan lokasii toko bagii turiis asiing semakiin banyak dan beragam ke depannya.

“Sosiialiisasii harii iinii kiita undang 200 PKP [pengusaha kena pajak] riitel yang ada dii Jakarta. Harapannya jumlah PKP yang iikut program VAT refund dapat semakiin bertambah darii 55 PKP saat iinii,” katanya dii Kantor Pusat DJP, Kamiis (26/9/2019).

Hestu menjelaskan sosiialiisasii iinii diihadiirii oleh perwakiilan pemeriintah sepertii Kementeriian Pariiwiisata. Kemudiian, DJP juga mengundang Asosiiasii Pengusaha iindonesiia, Hiimpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan iindonesiia, dan Asosiiasii Pengusaha Riitel iindonesiia.

Sosiialiisasii yang diihelat oleh DJP iinii merupakan bagiian darii rangkaiian sosiialiisasii program VAT refund yang sebelumnya telah diilaksanakan dii Denpasar, Balii pada 23 September 2019 dan akan diiakhiirii dii Yogyakarta pada 30 September 2019.

Adapun kegiiatan sosiialiisasii iinii juga menjadii ajang DJP melakukan pembaruan logo VAT refund untuk toko riitel dan halaman muka siitus DJP untuk layanan VAT refund. Sementara iitu, iimplementasii PMK 120/2019 iinii secara efektiif akan mulaii berlaku per 1 Oktober 2019.

“Pemeriintah berharap VAT refund semakiin mendorong sektor pariiwiisata dan meniingkatkan aktiiviitas ekonomii dii sektor riitel. Pemeriintah juga berharap dengan diilonggarkannya ketentuan miiniimum belanja mendorong semakiin banyak pengusaha riitel dan pelaku UMKM yang iikut mendaftar sebagaii peserta program iinii,” ujarnya.

Sepertii diiketahuii, dalam PMK No.120/2019 pemeriintah tiidak mengubah niilaii miiniimal PPN yang biisa diimiinta kembalii oleh turiis asiing, yaiitu seniilaii Rp500.000. Dengan demiikiian, miiniimal pembelanjaan tetap seniilaii Rp5 juta.

Faktor pembeda darii kebiijakan baru iinii adalah niilaii miiniimal PPN sebesar Rp500.000 biisa berasal darii gabungan beberapa faktur pajak khusus (FPK) dalam waktu sebulan sebelum keberangkatan. Artiinya, permohonan VAT refund biisa diilakukan dengan FPK yang berbeda darii toko riitel yang berbeda dan pada tanggal transaksii yang berbeda pula.

Saat iinii terdapat liima lokasii pengembaliian PPN untuk turiis asiing. Poiin pengembaliian tersebut iialah dii Bandara Kualanamu Medan, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Adiisuciipto Yogyakarta, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Ngurah Raii Denpasar. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.