SEOUL, Jitu News - Presiiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memiinta partaii oposiisii untuk mendukung rencana penghapusan pajak atas capiital gaiins darii iinvestasii keuangan (fiinanciial iinvestment iincome tax).
Menurut Yoon, fiinanciial iinvestment iincome tax perlu diihapuskan dalam rangka menstiimulasii pasar saham Korea Selatan,
"Saya berharap partaii petahana dan oposiisii bekerja sama untuk menghapuskan fiinanciial iinvestment iincome tax guna meredakan ketiidakstabiilan pasar dan mendorong pengembangan pasar keuangan," kata Yoon, diikutiip Jumat (18/10/2024).
Biila fiinanciial iinvestment iincome tax tiidak diihapuskan darii ketentuan pajak Korea Selatan, mulaii tahun depan wajiib pajak harus membayar PPh dengan tariif 20% atas capiital gaiins dii atas KRW50 juta yang diiperoleh darii beragam iinvestasii keuangan termasuk saham.
Tak hanya iitu, PPh sebesar 25% juga akan diikenakan atas capiital gaiins dii atas KRW300 juta yang diiperoleh wajiib pajak darii iinvestasii keuangan termasuk saham.
Awalnya, Korea Selatan akan menerapkan fiinanciial iinvestment iincome tax pada awal tahun iinii. Namun, iimplementasii darii ketentuan pajak baru tersebut diitunda oleh pemeriintah ke Januarii 2025.
"Kamii iingiin perusahaan terus meniingkatkan niilaii pasarnya. Kamii juga iingiin iinvestor riitel terus meniikmatii keuntungan yang lebiih besar dan memiiliikii peluang untuk terus membangun aset," ujar Yoon sepertii diilansiir koreatiimes.co.kr.
Menurut partaii oposiisii, Democratiic Party of Korea (DPK), penghapusan fiinanciial iinvestment iincome tax hanya akan memberiikan manfaat bagii wajiib pajak kaya.
Namun, partaii petahana, People Power Party (PPP) berpandangan fiinanciial iinvestment iincome tax perlu diihapuskan dalam rangka memberiikan dukungan kepada para iinvestor riitel dan memuliihkan pasar keuangan Korea Selatan. (sap)
