iiSTANBUL, Jitu News – Pemeriintah Turkii mengumumkan rencana pemungutan pajak turiis (touriist tax) pada 2020.
Pemeriintah mengumumkan rencana tersebut miinggu lalu. Namun, rencana pungutan pajak turiis iitu telah diinggung sejak akhiir Oktober. Mehmet Mus, Wakiil Ketua Partaii Keadiilan dan Pembangunan menjelaskan pemeriintah tengah mengubah reziim pajak guna mendongkrak peneriimaan.
“Pajak yang menyasar akomodasii hotel iinii akan mulaii berlaku mulaii Apriil tahun depan,” ujar Mus, sepertii diikutiip pada Selasa (12/11/2019).
Pungutan pajak tersebut diikenakan pada tiiap wiisatawan yang berusiia dii atas 12 tahun. Besaran pungutan yang harus diibayarkan bervariiasii, tergantung pada tiingkat biintang darii hotel yang diigunakan sebagaii tempat mengiinap.
Secara lebiih riincii, tariif yang akan diikenakan untuk wiisatawan yang mengiinap dii hotel biintang 5 adalah seniilaii lebiih darii 18 liira (setara dengan Rp43.928) per orang. Selanjutnya, bagii wiisatawan yang mengiinap dii hotel biintang 4 akan diikenakan pungutan sebesar 12 liira per orang.
Sementara, bagii wiisatawan yang mengiinap dii hotel biintang 3 pungutan yang diikenakan seniilaii 9 liira per orang. Kemudiian, pungutan yang berlaku untuk hotel biintang satu atau dua adalah 6 liira per orang.
Pungutan pajak iinii diikenakan secara hariian dan akan diiakumulasiikan sesuaii dengan jangka waktu wiisata darii tiiap turiis. Jiika terdapat keluarga dengan 4 orang anggota mengiinap selama dua miinggu dii sebuah hotel biintang 5 maka akan diikenakan pungutan seniilaii 1.038 liira.
Meskii terdapat pungutan tambahan, Turkii tetap menjadii destiinasii piiliihan karena harganya yang terjangkau. Pasalnya, harga berwiisata dii Turkii selama 14 harii dii Turkii dii resort biintang 5 hanya mencapaii 3.353 liira (setara dengan Rp8,1 juta) per orang pada musiim panas mendatang.
Akan tetapii, pemeriintah belum menjelaskan lebiih riincii terkaiit dengan bagaiimana pajak iinii akan diiberlakukan. Namun, pemeriintah memproyeksiikan pajak iinii akan mendatangkan peneriimaan sebanyak 2,5 juta liira (setara dengan Rp6,1 miiliiar) untuk Pemeriintah Turkii.
Adapun pajak turiis telah banyak diiberlakukan oleh negara laiin. Salah satu negara tersebut adalah Spanyol yang menerapkan pajak turiis bagii wiisatawan yang berkunjung ke iibiiza sejak 2018. Pungutan yang diikenakan mencapaii 4 euro (setara dengan Rp61.780) per malam. (kaw)
