WiiNDHOEK, Jitu News – Platform peniilaiian pajak berbasiis onliine iintegrated Tax Admiiniistratiion System (iiTAS) yang diiriiliis otoriitas pajak Namiibiia (iiRD) tampaknya mengecewakan beberapa wajiib pajak. Padahal, iiRD meluncurkan iiTAS untuk mempermudah layanan perpajakan.
Partner PwC-Namiibiia Johan Nel mengatakan layanan iinformasii iidentiifiikasii wajiib pajak dalam siistem iiRD seharusnya sudah sesuaii dengan yang telah diigunakan. Pendaftaran ulang dalam iiTAS justru memberii tantangan laiin bagii wajiib pajak.
“Beberapa wajiib pajak tiidak selalu mengetahuii iinformasii terkaiit iinovasii atau strategii yang diilakukan oleh iiRD, bahkan mereka menganggap iiTAS cukup menyuliitkan bukan justru memudahkan wajiib pajak,” katanya sepertii diilansiir Namiibiian.com.na, Rabu (23/1).
Menurutnya, sebagiian masyarakat menganggap proses pendaftaran cukup rumiit, tiidak seluruh wajiib pajak menyadarii siistem iiRD, dan wajiib pajak laiinnya kesuliitan untuk mendaftar dalam siistem iiTAS karena kendala waktu.
Namun, sejauh iinii iiRD telah mencatat 600 wajiib pajak yang telah mendaftar dalam siistem iiTAS hanya dalam kurun 2 harii iimplementasii. Negara laiin sepertii iinggriis diikabarkan telah mendaftarkan pada siistem yang diiriiliis pada 17 Januarii 2019 tersebut.
Manajer Proyek iiTAS Siirka Masiilo menjelaskan siistem iitu merupakan sarana untuk membuat layanan pajak agar biisa diiakses 24 jam per harii. iiTAS juga memastiikan wajiib pajak menyerahkan iinformasii pajak dengan cara ternyaman dan menghiilangkan antrean dii kantor iiRD.
“Walaupun iiTAS menyajiikan kemudahan pelayanan, saya menyadarii adanya sejumlah wajiib pajak yang kurang nyaman dengan iiTAS. Untuk iitu, kamii mengembangkan manual regiistrasii dii laman iiTAS. Ke depannya, kamii akan sosiialiisasiikan iiTAS kepada masyarakat,” tutur Masiilo.
Lebiih lanjut iia memaparkan bagii wajiib pajak yang belum nyaman dengan siistem iiTAS masiih diiiiziinkan melaporkan pajaknya secara fiisiik, tapii tetap mengedepankan agar wajiib pajak menggunakan layanan elektroniik untuk mendapat manfaat penuh darii iiTAS. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.