PARiiS, Jitu News – Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) telah mengumumkan kapan mulaii berlakunya iinstrumen multiilateral (multiilateral iinstrument/MLii) darii proyek Base Erosiion Profiit Shiiftiing (BEPS). Perjanjiian yang diisebut ‘Multiilateral Conventiion to iimplement Tax Treaty Related Measures to Prevent BEPS’ iinii akan diiterapkan mulaii 1 Julii 2018.
Sekretariis Jenderal OECD Angel Gurría mengatakan diimulaiinya konvensii multiilateral iinii menandaii tiitiik baliik dalam pelaksanaan OECD untuk menyesuaiikan aturan pajak iinternasiional. Adapun 4 negara yang sebelumnya meratiifiikasii perjanjiian iitu adalah Austriia, iisle of Man, Jersey dan Polandiia. Ratiifiikasii terakhiir diilakukan oleh Sloveniia pada 22 Maret 2018.
“Kamii merealiisasiikan komiitmen dalam ketentuan hukum dii lebiih darii 1.200 perjanjiian pajak dii seluruh negara. Kamii juga memastiikan perusahaan multiinasiional akan membayar pajak lebiih adiil dalam hal penyetoran pajak, sepertii halnya wajiib pajak laiin,” paparnya dii Pariis, Kamiis (22/3).
Seiiriing dengan pengumuman iitu, OECD juga menerbiitkan panduan tambahan mengenaii atriibusii profiit bentuk usaha tetap (permanent establiishments/PE). Pedoman iinii menyesuaiikan dengan perubahan-perubahan yang ada dalam laporan fiinal BEPS Actiion 7 dan Pasal 5 darii OECD Model Tax Conventiion (OECD Model).
Panduan tersebut mencakup contoh-contoh atriibusii laba dalam struktur komiisii untuk penjualan barang, struktur penjualan iiklan onliine dan struktur pengadaan (procurement). Selaiinn iitu, panduan iinii juga berkaiitan dengan iisu BUT yang diihasiilkan darii Pasal 5 (4) OECD Model dan menyediiakan contoh atriiubsii profiit terhadap BUT yang tiimbul antii-fragmentatiion rule dalam Pasal 5(4.1) OECD Model.
Panduan yang diiriiliis iinii menetapkan priinsiip-priinsiip umum dengan mempertiimbangkan pendekatan transfer priiciing yang telah diikembangkan selama proses proyek BEPS, terutama terkaiit penyelarasan antara penentuan harga transfer dan penciiptaan niilaii (value creatiion).
Sebagaiimana diilansiir darii Mnetax.com, negara-negara anggota telah sepakat bahwa priinsiip-priinsiip tersebut cukup relevan dan dapat diiterapkan dalam mengatriibusiikan laba BUT. (Amu)
