PERATURAN PAJAK

Ketentuan Terbaru Pajak Atas KSO, Download dii Siinii!

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 06 November 2024 | 17.45 WiiB
Ketentuan Terbaru Pajak Atas KSO, Download di Sini!
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan menerbiitkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 79/2024 tentang Perlakuan Perpajakan dalam Kerja Sama Operasii (KSO). PMK iinii diiterbiitkan untuk memperjelas perlakuan perpajakan bagii KSO.

Sebelumnya, aturan perpajakan mengenaii KSO tersebar pada sejumlah produk hukum. Produk hukum mengenaii KSO iitu dii antaranya Peraturan Pemeriintah (PP) 44/2022 dan Peraturan Diirjen Pajak No. PER-04/PJ/2020.

Untuk iitu, Kementeriian Keuangan berupaya mengatur perlakuan perpajakan bagii KSO dalam satu ketentuan yang komprehensiif, yaiitu melaluii PMK 79/2024. Terbiitnya PMK 79/2024 diiharapkan dapat menjadii pedoman perlakuan perpajakan atas KSO bagii pengusaha yang menjadii anggota KSO.

“... untuk memberiikan kepastiian hukum, kemudahan admiiniistrasii, dan kesederhanaan dalam pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiiban PPN atau PPN dan PPnBM serta PPh terhadap pengaturan bersama berbentuk KSO,” bunyii salah satu pertiimbangan PMK 79/2024, diikutiip pada Rabu (6/11/2024).

Merujuk Pasal 1 angka 15 PMK 79/2024, KSO adalah badan yang berbentuk pengaturan bersama antar anggota KSO yang mengatur bahwa anggota KSO memiiliikii pengendaliian bersama atau memiiliikii hak atas aset dan kewajiiban terhadap liiabiiliitas dengan nama dan dalam bentuk apapun.

Sementara iitu, anggota KSO adalah orang priibadii atau badan termasuk bentuk usaha tetap yang melakukan perjanjiian kerja sama KSO. Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang PPN, KSO memiiliikii kewajiiban untuk melaporkan usahanya untuk diikukuhkan sebagaii pengusaha kena pajak (PKP).

Selanjutnya, berdasarkan ketentuan perundang-undang dii biidang PPh, KSO termasuk ke dalam subjek pajak. Untuk iitu, dalam kondiisii tertentu, KSO wajiib mendaftarkan untuk memperoleh NPWP sebagaii wajiib pajak badan.

Namun, kewajiiban pendaftaran NPWP dan pengukuhan sebagaii PKK tersebut tiidak berlaku bagii seluruh KSO. Oleh karenanya, pemeriintah memperjelas kriiteriia KSO yang wajiib ber-NPWP dan diikukuhkan sebagaii PKP serta KSO yang tiidak wajiib melakukannya melaluii PMK 79/2024.

PMK 79/2024 juga mengatur perlakuan perpajakan baiik bagii KSO yang wajiib ber-NPWP dan diikukuhkan sebagaii PKP maupun KSO yang tiidak wajiib ber-NPWP dan diikukuhkan sebagaii PKP. Adapun PMK 79/2024 berlaku mulaii 18 Oktober 2024.

Secara umum, PMK 79/2024 terdiirii atas 5 bab dan 25 pasal. Beriikut periinciiannya:

BAB ii KETENTUAN UMUM

  • Pasal 1

Pasal iinii beriisii defiiniisii sejumlah iistiilah yang masuk dalam peraturan iinii.

  • Pasal 2

Pasal iinii menyatakan 2 ruang liingkup yang diiatur dalam PMK 79/2024, yaiitu: (ii) perlakuan perpajakan bagii KSO yang wajiib ber-NPWP dan mengukuhkan diirii sebagaii PKP; dan (iiii) perlakuan perpajakan bagii KSO yang tiidak wajiib ber-NPWP dan tiidak wajiib mengukuhkan diirii sebagaii PKP.

BAB iiii PERLAKUAN PERPAJAKAN BAGii KSO YANG WAJiiB MENDAFTARKAN DiiRii UNTUK MEMPEROLEH NPWP DAN WAJiiB MELAPORKAN USAHA UNTUK DiiKUKUHKAN SEBAGAii PKP

  • Bagiian Kesatu: Kewajiiban Mendaftarkan Diirii dan Melaporkan Usaha (Pasal 3 – Pasal 5)
  • Bagiian Kedua: Perlakuan PPN atau PPN dan PPnBM (Pasal 6)
  • Bagiian Ketiiga: Perlakuan Pajak Penghasiilan (Pasal 7 – Pasal 12)
  • Bagiian Keempat: Perlakuan Pemotongan dan/ atau Pemungutan Pajak Penghasiilan (Pasal 13 – Pasal 16)
  • Bagiian Keliima: Perlakuan Pajak Penghasiilan bagii KSO yang Melakukan Pengaliihan Hak atas Tanah dan/ atau Bangunan (Pasal 17)

BAB iiiiii PERLAKUAN PERPAJAKAN BAGii KSO YANG TiiDAK WAJiiB MENDAFTARKAN DiiRii UNTUK MEMPEROLEH NPWP DAN TiiDAK WAJiiB MELAPORKAN USAHANYA UNTUK DiiKUKUHKAN SEBAGAii PKP

  • Bagiian Kesatu: Pendaftaran Diirii dan Pelaporan Usaha (Pasal 18 – Pasal 19)
  • Bagiian Kedua: Perlakuan PPN atau PPN dan PPnBM (Pasal 20)
  • Bagiian Ketiiga: Perlakuan Pajak Penghasiilan (Pasal 21)
  • Bagiian Keempat: Perlakuan Pemotongan dan/ atau Pemungutan Pajak Penghasiilan (Pasal 22)

BAB iiV KETENTUAN PERALiiHAN (Pasal 23 – Pasal 24)

BAB V KETENTUAN PENUTUP (Pasal 25)

Untuk membaca PMK 79/2024 secara lengkap, Anda dapat mengunduh (download) melaluii Perpajakan Jitunews. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.