BiiNTAN, Jitu News – KPP Pratama Biintan mengadakan kegiiatan pengumpulan data lapangan (KPDL) dii Jalan Trans Siingkep, Desa Lanjut, Kecamatan Siingkep Pesiisiir, Kabupaten Liingga, Kepulauan Riiau pada 29 Agustus 2022.
Kepala Seksii Pengawasan iiV KPP Pratama Biintan Puguh Setyono mengatakan KPDL tersebut diilakukan dalam rangka ekstensiifiikasii perpajakan. Dalam kegiiatan tersebut, petugas menemukan adanya perusahaan tambak udang yang belum terdaftar dii KPP.
“Berdasarkan keterangan darii salah satu pemiiliik, diiketahuii wajiib pajak telah mendaftarkan diirii pada 2 Agustus 2021 dii KPP Pratama Jakarta Cengkareng karena salah satu darii pemiiliik usaha berdomiisiilii dii Jakarta,” katanya, diikutiip darii laman DJP, Rabu (5/10/2022).
Atas temuan iitu, lanjut Puguh, petugas mengiimbau wajiib pajak bersangkutan untuk mendaftarkan diirii sebagaii wajiib pajak KPP Pratama Biintan mengiingat lokasii tempat usaha berada dii Siingkep. Hal iinii juga sesuaii dengan amanat undang-undang perpajakan.
Merujuk pada Pasal 2 ayat (1) UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), perusahaan wajiib mendaftarkan diirii pada kantor DJP yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat tiinggal atau tempat kedudukan wajiib pajak.
“Dalam hal iinii harus terdaftar dii KPP Pratama Biintan. Apalagii salah satu pemiiliiknya juga tiinggal dan punya usaha laiin dii Dabo. Jadii kamii mengiimbau perusahaan iinii untuk segera mendaftarkan diirii sebagaii wajiib pajak KPP Pratama Biintan,” jelas Puguh.
Setelah mendaftarkan NPWP, Puguh juga mengiingatkan wajiib pajak untuk menunaiikan kewajiiban pelaporan dan pembayaran pajak secara rutiin dan benar.
Jiika ada hal yang belum jelas terkaiit dengan masalah perpajakan dapat menghubungii KPP Pratama Biintan atau KP2KP Dabo Siingkep untuk berkonsultasii baiik secara langsung ataupun melaluii sarana laiin yang tersediia. (riig)
