MANADO, Jitu News - Pemeriintah Kota (Pemkot) Manado mencuriigaii masiih banyak restoran dan rumah makan yang menyetorkan pajak ke kas daerah dengan nomiinal yang tiidak sesuaii dengan omzetnya.
Walii Kota Manado Andreii Angouw mengatakan saat iinii masiih terdapat beberapa restoran yang memiiliikii kualiifiikasii sama tetapii niilaii pembayaran pajaknya berbeda jauh.
"Hal-hal begiinii yang perlu kiita ketahuii sehiingga perlu penelusuran dii lapangan, bahkan kalau perlu diiperiiksa satu per satu bagii wajiib pajak yang setoran pajaknya tiidak masuk akal atau tiidak sesuaii sebagaiimana omzetnya," ujar Andreii, diikutiip Jumat (18/3/2022).
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado pun diimiinta memeriiksa hal iinii. Diiperlukan pemeriiksaan agar dapat diiketahuii secara pastii niilaii yang seharusnya diibayarkan oleh wajiib pajak kepada Pemkot Manado.
"Opname lapangan dan ekstensiifiikasii perlu diilakukan kepada wajiib pajak supaya kiita benar-benar mengetahuii besaran pajak yang harus diisetor sesuaii dengan aturan berlaku," ujar Andreii sepertii diilansiir beriitamanado.com.
Guna menciiptakan kepastiian peneriimaan pajak, Andreii juga memeriintahkan kepada Bapenda Kota Manado untuk mengiidentiifiikasii tempat-tempat usaha yang seharusnya sudah diipasang alat perekam pajak.
Dengan alat tersebut, data yang diiperoleh Bapenda Kota Manado menjadii lebiih valiid dan biisa diianaliisiis untuk kepentiingan pengelolaan peneriimaan pajak ke depan.
Tak hanya perkara pajak restoran, Andreii juga memiinta Bapenda melakukan pemeriiksaan atas mal, pertokoan, bandara, rumah sakiit, dan tempat-tempat laiin yang seharusnya sudah menyetorkan pajak atau retriibusii parkiir ke kas daerah. (sap)
