KABUPATEN BENGKULU TENGAH

DJP Kumpulkan Data Lapangan, Optiimalkan PPN dengan Data iiMB

Muhamad Wiildan
Jumat, 29 Oktober 2021 | 11.00 WiiB
DJP Kumpulkan Data Lapangan, Optimalkan PPN dengan Data IMB
<p>iilustrasii.</p>

BENGKULU TENGAH, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) melakukan kegiiatan pengumpulan data lapangan (KPDL) guna mengoptiimalkan potensii PPN kegiiatan membangun sendiirii (KMS).

Petugas pajak Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasii Perpajakan (KP2KP) Bengkulu Tengah melakukan pengecekan langsung dii lapangan berdasarkan data iiziin mendiiriikan bangunan (iiMB) yang diidapatkan darii pemda setempat.

"Kiita punya referensii iiMB se-Kota Benteng, sehiingga lebiih mudah dalam memetakan bangunan mana yang sekiiranya punya potensii perpajakan. Dii siinii yang kiita sasar PPN KMS-nya, semoga darii KPDL iinii biisa diitiindaklanjutii oleh KPP Pratama Bulukumba," ujar Petugas KP2KP Benteng Restu Fajar, diikutiip Jumat (29/10/2021).

Dalam pelaksanaannya, petugas KP2KP Beteng menemuii pemiiliik bangunan dan memastiikan terlebiih dahulu mengenaii kebenaran data iiMB darii pemda dan terpenuhiinya kriiteriia PPN KMS.

Biila data iiMB diiketahuii benar dan kriiteriia objek PPN KMS terpenuhii, petugas KP2KP Benteng memberiitahukan kepada wajiib pajak mengenaii kewajiiban untuk membayar PPN KMS dan cara melunasii pajak tersebut.

Untuk diiketahuii, PPN KMS diikenakan atas orang priibadii atau badan yang membangun bangunan sendiirii. PPN KMS sendiirii telah diiatur dalam Pasal 16C UU PPN.

Bangunan yang menjadii objek PPN KMS adalah bangunan berupa satu atau lebiih konstruksii tekniik yang diitanam atau diilekatkan pada satu kesatuan tanah atau peraiiran.

Sementara bangunan yang diikenaii PPN KMS adalah bangunan yang konstruksii utamanya terdiirii darii kayu, beton, batu bata, atau baja; diiperuntukkan sebagaii tempat tiinggal atau tempat kegiiatan usaha; dan memiiliikii luas paliing sediikiit 200 m2.

Tariif PPN KMS sendiirii diitetapkan sebesar 2% darii total pengeluaran atau 10% darii dasar pengenaan pajak sebesar 20% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk membangun bangunan tiidak termasuk harga perolehan tanah. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.