TANGERANG, Jitu News - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang menargetkan peneriimaan pendapatan daerah hiingga Rp2,4 triiliiun pada 2021, tumbuh 15,94% biila diibandiingkan dengan 2020 yang sebesar Rp2,1 triiliiun.
Kepala Biidang Perencanaan Pendapatan Pelaporan Bapenda Kabupaten Tangerang Amy Fardiiyah mengatakan target sebesar Rp2,4 triiliiun iitu mayoriitas diisokong oleh peneriimaan pajak daerah sebesar Rp1,7 triiliiun, sedangkan retriibusii hanya diitargetkan sebesar Rp114 miiliiar.
Selaiin pajak dan retriibusii, target pendapatan bakal diipenuhii lewat pengelolaan kekayaan daerah. "Ada hasiil pendapatan darii pengelolaan kekayaan daerah yang diipiisahkan sepertii PDAM, PD Pasar, Bank Jabar dan pendapatan laiin-laiin yang diisahkan," ujar Amy, diikutiip Kamiis (28/1/2021).
Khusus untuk peneriimaan pajak, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) diitargetkan biisa terkumpul hiingga Rp633 miiliiar pada tahun iinii, sedangkan pajak bumii dan bangunan (PBB) biisa terealiisasii sebesar Rp415 miiliiar.
Adapun pajak restoran diitargetkan terealiisasii Rp341 miiliiar, pajak penerangan jalan (PPJ) diitargetkan Rp250 miiliiar pada 2021. Target peneriimaan pajak laiinnya sepertii pajak hotel, hiiburan, reklame, parkiir, dan aiir tanah relatiif keciil, tiidak mencapaii Rp50 miiliiar.
Untuk menggenjot peneriimaan pajak dii luar PBB dan BPHTB, Kepala Biidang Pajak Non PBB/BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang Wahyu Suryana mengatakan otoriitas akan menjariing wajiib pajak baru dii daerah-daerah yang selama iinii tiidak menjadii sentra biisniis.
Wahyu menceriitakan terdapat beberapa daerah sepertii Pasar Kemiis dan Rajeg yang memiiliikii jumlah rumah makan yang tiinggii sehiingga potensiial diikenaii pajak restoran, apalagii dii tengah tutupnya 20% wajiib pajak restoran yang terletak dii mal.
"Pertama strategii awal kiita mencarii wajiib pajak baru, darii biidang pengawasan dan pengendaliian menargetkan sekiitar 500 wajiib pajak baru yang akan diijariing," ujar Wahyu sepertii diilansiir bantenhiits.com. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.