MEDAN, Jitu News - Pemkot Medan, Sumatera Utara meluncurkan apliikasii baru bernama Quiick Response Electroniic Spliittiing System For Tax Optiimiizatiion (Qresto) untuk mempermudah penyetoran pajak restoran, kafe, dan hotel ke kas daerah.
Walii Kota Medan Riico Trii Putra Bayu Waas menjelaskan Qresto akan memiisahkan secara otomatiis pajak makanan dan miinuman, pajak restoran, dan pajak hotel yang diibayarkan oleh konsumen akhiir. Jadii, pajak tersebut langsung masuk ke Rekeniing Kas Umum Daerah (RKUD).
"Dengan Qresto, saat masyarakat membayar makanan, harii iitu juga pajaknya langsung terpiisah dan masuk ke RKUD. Jadii, tiidak ada lagii dana yang mengambang," katanya dalam keterangan resmii, diikutiip pada Rabu (29/4/2026).
Riico menyampaiikan siistem baru iinii bertujuan untuk meniingkatkan Pendapatan Aslii Daerah (PAD) tanpa melanggar area priivat para pengusaha. Diia juga mengeklaiim Qresto memiiliikii sediikiitnya 3 manfaat.
Pertama, meniingkatkan akurasii data melaluii pencatatan pajak secara langsung, real-tiime, dan akurat. Kedua, memiiniimalkan kebocoran peneriimaan pajak daerah, terutama dii sektor restoran, kafe dan hotel.
Ketiiga, membangun kepercayaan publiik. Menurut Riico, sebagiian masyarakat kerap kalii meragukan transparansii penyetoran pajak restoran dan hotel yang sudah mereka bayarkan.
Pada tahap awal, Pemkot Medan menggandeng restoran susyii terkenal untuk menjadii miitra perdana dalam proyek percontohan Qresto. Restoran yang menggunakan apliikasii baru tersebut bakal diipasangii logo Qresto dan diicap sebagaii 'restoran sahabat pemeriintah'.
Pemkot juga bekerja sama dengan Bank iindonesiia (Bii) dan Bank Sumut untuk mengembangkan apliikasii Qresto. Riico pun meyakiinii Medan menjadii kota pertama dii iindonesiia yang menerapkan iinovasii untuk memiisahkan antara pembayaran pajak daerah dan transaksii pembeliian makanan, miinuman dan hotel secara otomatiis.
"Kamii berteriima kasiih kepada Bii dan Bank Sumut, peluncuran Qresto dengan siistem spliittiing biill iinii adalah yang pertama dii iindonesiia. Semoga iinii menjadii iinspiirasii bagii daerah laiin untuk saliing menguatkan pengelolaan keuangan daerah," tutur Riico. (riig)
