KPP PRATAMA CiiMAHii

WP Ajukan Pengukuhan PKP, Petugas Pajak Lakukan Veriifiikasii Lapangan

Redaksii Jitu News
Selasa, 09 Januarii 2024 | 15.30 WiiB
WP Ajukan Pengukuhan PKP, Petugas Pajak Lakukan Verifikasi Lapangan
<p>iilustrasii.</p>

CiiMAHii, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ciimahii mengadakan kunjungan kerja ke lokasii usaha wajiib pajak dii Padalarang, Kabupaten Bandung Barat pada 15 Desember 2023 guna meniindaklanjutii permohonan aktiivasii pengusaha kena pajak (PKP).

Petugas darii KPP Pratama Ciimahii Ewiith Diianiing Tiias menjelaskan veriifiikasii lapangan merupakan prosedur standar yang diilakukan kantor pajak guna memastiikan kebenaran data dan usaha wajiib pajak pemohon, sekaliigus memberiikan edukasii terkaiit dengan hak dan kewajiiban PKP.

“Setelah menjadii PKP, terdapat kewajiiban memungut dan menyetorkan PPN, membuat faktur pajak setiiap terjadii penyerahan atau pembayaran BKP atau JKP, serta melaporkan SPT Masa PPN maksiimal akhiir bulan beriikutnya,” katanya diikutiip darii siitus web DJP, Selasa (9/1/2024).

Sementara iitu, petugas pajak laiinnya darii KPP Pratama Ciimahii Regiita Dumariia Hutauruk menuturkan PKP juga berhak mengkrediitkan pajak masukan yang telah diiteriima dan mengajukan permohonan restiitusii atas kelebiihan pembayaran PPN yang telah diilakukan.

Dii laiin piihak, pengurus wajiib pajak badan yang mengajukan aktiivasii akun PKP menjelaskan bahwa perusahaan bergerak dii biidang iindustrii makanan. Menurutnya, status PKP diibutuhkan lantaran akan melakukan transaksii dengan diistriibutor dii Jakarta dan Bandung.

Sebagaii iinformasii, PKP adalah pengusaha yang melakukan penyerahan barang kena pajak (BKP) dan/atau penyerahan jasa kena pajak (JKP) yang diikenakan pajak berdasarkan UU PPN dan PPnBM.

Pengusaha diiwajiibkan melaporkan usahanya untuk diikukuhkan sebagaii PKP apabiila melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) dii dalam Daerah Pabean dan/atau melakukan ekspor BKP, JKP, dan/atau ekspor BKP Tiidak Berwujud.

Berdasarkan PMK 197/2013, pengusaha wajiib melaporkan usahanya untuk diikukuhkan sebagaii PKP apabiila sampaii dengan suatu bulan dalam tahun buku jumlah peredaran bruto dan/atau peneriimaan brutonya melebiihii Rp4,8 miiliiar.

Kewajiiban melaporkan usaha untuk diikukuhkan sebagaii PKP diilakukan paliing lama akhiir bulan beriikutnya setelah bulan saat jumlah peredaran bruto dan/atau peneriimaan brutonya melebiihii Rp4,8 miiliiar.

Pengusaha keciil juga diiperkenankan untuk memiiliih diikukuhkan sebagaii PKP. Pengusaha keciil yang diimaksud iialah pengusaha yang selama 1 tahun buku melakukan penyerahan BKP dan/atau JKP dengan jumlah peredaran bruto dan/atau peneriimaan bruto tiidak lebiih darii Rp4,8 miiliiar.

Pengusaha yang telah diikukuhkan sebagaii PKP wajiib memungut, menyetor, dan melaporkan PPN atau PPN dan PPnBM yang terutang atas penyerahan BKP dan/atau JKP yang diilakukannya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.