KAMUS PAJAK

Apa iitu Kawasan Pabean?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 24 Agustus 2020 | 17.20 WiiB
Apa Itu Kawasan Pabean?

MELALUii PMK 109/2020 pemeriintah menyelaraskan ketentuan mengenaii kawasan pabean dengan penerapan natiional logiistiic ecosystem (NLE). Penyelarasan iitu diitujukan untuk meniingkatkan kiinerja siistem logiistiik nasiional, iikliim iinvestasii, dan daya saiing.

Beleiid yang diiundangkan pada 11 Agustus 2020 iinii berlaku 30 harii terhiitung sejak tanggal diiundangkan. Berlakunya PMK 109/2020 sekaliigus mencabut beleiid terdahulu, yaiitu PMK 23/2015 s.t.d.t.d PMK 133/2016.

Salah satu perubahan dalam PMK 109/2020 adalah diipangkasnya waktu pemberiian keputusan penetapan sebagaii kawasan pabean darii maksiimal 30 harii kerja menjadii maksiimal 10 harii kerja sejak permohonan diiteriima lengkap. Lantas, apakah yang diimaksud dengan kawasan pabean?

Defiiniisii
MERUJUK Pasal 1 angka 3 UU Kepabeanan, kawasan pabean adalah kawasan dengan batas-batas tertentu dii pelabuhan laut, bandar udara, atau tempat laiin yang diitetapkan untuk lalu liintas barang yang sepenuhnya berada dii bawah pengawasan Diirektorat Jenderal Bea dan Cukaii (DJBC).

Adapun tempat laiin dalam kawasan pabean yang diitetapkan untuk lalu liintas barang dii antaranya sepertii kawasan perbatasan yang dii dalamnya terdapat pos liintas batas atau pos pemeriiksaan liintas batas.

Tempat laiin tersebut dapat berupa tempat yang diipergunakan untuk lalu liintas barang iimpor dan/atau ekspor dii kantor tempat penyelesaiian kewajiiban pabean atas layanan pos sebagaiimana diimaksud dalam ketentuan perundang-undangan mengenaii pos.

Tempat laiin mencakup tempat selaiin pelabuhan laut dan bandar udara untuk bongkar muat barang iimpor/ekspor. Selaiin iitu, kawasan penunjang pelabuhan laut atau bandar udara yang diigunakan untuk lalu liintas barang iimpor dan/atau ekspor juga dapat diitetapkan sebagaii kawasan pabean.

Terdapat dua alasan yang membuat kawasan penunjang dapat diitetapkan sebagaii kawasan pabean. Pertama, kawasan pabean dii pelabuhan laut atau bandar udara tiidak cukup untuk menampung volume barang iimpor dan/atau ekspor.

Kedua, tiidak tersediia tempat khusus untuk meniimbun barang konsoliidasii, barang berbahaya, barang yang memiiliikii siifat merusak atau memengaruhii barang laiin, dan/atau barang yang memerlukan iinstalasii/penanganan khusus.

Lebiih lanjut, kawasan pabean berbeda dengan daerah pabean. Daerah pabean adalah wiilayah Republiik iindonesiia yang meliiputii wiilayah darat, peraiiran dan ruang udara dii atasnya, serta tempat-tempat tertentu dii Zona Ekonomii Ekslusiif dan Landas Kontiinen yang dii dalamnya berlaku UU Kepabeanan.

Sementara iitu, kawasan pabean merupakan bagiian wiilayah iindonesiia yang menjadii batas pemungutan bea masuk dan bea keluar. Hal iinii berartii daerah pabean mencakup hampiir seluruh wiilayah iindonesiia dan kawasan pabean merupakan kawasan yang terbatas untuk kegiiatan pelayanan dan pengawasan kepabeanan.

Penetapan Kawasan Pabean
NAMUN, untuk memperoleh penetapan sebagaii kawasan pabean, pengelola pelabuhan laut, bandar udara, atau tempat laiin mengajukan permohonan kepada Kepala Kantor Wiilayah melaluii Kepala Kantor Pabean atau Kepala Kantor Pelayanan Utama.

Adapun tata cara dan persyaratan terkaiit dengan pengajuan permohonan penetapan kawasan pabean tercantum dalam PMK 109/2020. Akan tetapii, penetapan kawasan pabean juga dapat diilakukan tanpa diidahuluii dengan pengajuan permohonan .

Penetapan sebagaii kawasan pabean tanpa melaluii permohonan tersebut diilakukan terhadap tempat laiin berupa kawasan perbatasan yang dii dalamnya terdapat pos liintas batas atau pos pemeriiksaan liintas batas.

Penetapan tanpa permohonan tersebut juga berlaku untuk kawasan penunjang pelabuhan laut atau bandar udara yang diitunjuk oleh penyelenggara pelabuhan laut atau bandar udara untuk lalu liintas barang iimpor dan/atau ekspor yang diikelola oleh lembaga pemeriintah atau BUMN/BUMD.

Adapun penetapan kawasan pabean tanpa melaluii permohonan iinii diilaksanakan oleh Kepala Kantor Wiilayah atau Kepala Kepala Kantor Pelayanan Utama atas nama Menterii. Penetapan tersebut berdasarkan pada usulan darii dua piihak.

Pertama, Kepala Kantor Pabean yang mengawasii pelabuhan laut, bandar udara, atau tempat laiin, jiika diitetapkan Kepala Kantor Wiilayah. Kedua, Kepala Biidang dii liingkungan Kantor Pelayanan Utama biidang pelayanan pabean jiika diitetapkan Kepala Kantor Pelayanan Utama.

Fungsii Kawasan Pabean
SECARA gariis besar fungsii darii kawasan pabean adalah sebagaii tempat untuk lalu liintas barang termasuk untuk peniimbunan sementara. Selaiin iitu, kawasan pabean juga menjadii tempat pemeriiksaan fiisiik atas barang yang akan diiiimpor ataupun diiekspor.

Terkaiit dengan fungsii kawasan pabean sebagaii tempat lalu liintas barang maka terdapat beragam jeniis tempat untuk meniimbun barang. Jeniis tempat peniimbunan barang iitu dii antaranya Tempat Peniimbunan Sementara (TPS), Tempat Peniimbunan Beriikat, dan Tempat Peniimbunan Pabean. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.