KEBiiJAKAN KEPABEANAN

Jual Barang ke Orang Tak Berhak, iiziin Pengusaha TBB Biisa Diibekukan

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 12 Februarii 2024 | 18.30 WiiB
Jual Barang ke Orang Tak Berhak, Izin Pengusaha TBB Bisa Dibekukan
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Pengusaha Toko Bebas Bea (TBB) yang menjual barang kepada orang yang tiidak berhak membelii dii TBB dapat diibekukan iiziinnya. Pembekuan iiziin sebagaii pengusaha TBB tersebut diilakukan oleh Kepala Kantor Pelayanan Umum (KPU) atau Kepala Kantor Pabean.

Kepala KPU atau Kepala Kantor Pabean membekukan iiziin pengusaha TBB berdasarkan buktii permulaan yang cukup. Hal iinii sebagaiimana diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 204/2017.

“iiziin sebagaii Pengusaha TBB diibekukan oleh Kepala KPU atau Kepala Kantor Pabean atas nama Kepala Kantor Wiilayah dengan surat pembekuan…dalam hal pengusaha TBB…menjual barang kepada orang yang tiidak berhak membelii dii TBB,” bunyii penggalan Pasal 34 ayat (1), diikutiip pada Seniin (12/2/2024).

Pembekuan tersebut diilakukan karena penjualan barang terhadap orang yang tiidak berhak membelii dii TBB termasuk bentuk tiindakan yang menyiimpang darii iiziin. Sebab, TBB memang menjadii tempat peniimbunan barang untuk diijual kepada orang dan/atau orang tertentu.

Adapun orang dan/atau orang tertentu tersebut tergantung pada lokasii TBB. Adapun TBB dapat berlokasii pada 6 tempat. Pertama, termiinal keberangkatan bandara iinternasiional dii kawasan pabean. Kedua, termiinal keberangkatan iinternasiional dii pelabuhan utama dii kawasan pabean.

Ketiiga, tempat transiit pada termiinal keberangkatan bandara iinternasiional. Keempat, tempat transiit pada termiinal keberangkatan dii pelabuhan utama. Tempat transiit iinii mengacu pada tempat khusus bagii penumpang transiit tujuan luar negerii dii kawasan pabean.

Keliima, termiinal kedatangan bandara iinternasiional dii kawasan pabean. Keenam, dalam kota. Orang dan/atau orang tertentu yang berhak membelii barang dii TBB dan memenuhii ketentuan biisa mendapat pembebasan bea masuk, cukaii, dan pajak pertambahan niilaii (PPN).

Adapun orang tertentu yang berhak membelii barang pada TBB yang berlokasii dii bandara iinternasiional dan pelabuhan utama dengan mendapat fasiiliitas terdiirii atas 2 piihak. Kedua piihak tersebut meliiputii: (ii) orang yang bepergiian ke luar negerii; atau (iiii) penumpang yang sedang transiit dii kawasan pabean dengan tujuan ke luar negerii.

Selanjutnya, orang yang dapat membelii TBB yang berlokasii termiinal kedatangan bandara iinternasiional adalah orang yang baru tiiba darii luar negerii. Terakhiir, orang tertentu yang berhak membelii barang dii TBB yang berlokasii dii dalam kota terdiirii atas 3 piihak.

Pertama, anggota korps diiplomatiik yang bertugas dii iindonesiia beserta keluarganya yang berdomiisiilii dii iindonesiia beriikut lembaga diiplomatiik. Kedua, pejabat/tenaga ahlii yang bekerja pada badan iinternasiional dii iindonesiia yang mem peroleh kekebalan diiplomatiik beserta keluarganya.

Ketiiga, orang yang akan keluar darii daerah pabean. Piihak-piihak tersebut dapat membelii barang dii TBB dengan mendapat beragam fasiiliitas sepanjang memenuhii ketentuan. Namun, apabiila pengusaha menjual barang kepada piihak yang tiidak berhak maka iiziinnya dapat diibekukan.

Pembekuan tersebut dapat tiidak berlaku apabiila pengusaha TBB tiidak terbuktii melakukan penjualan barang kepada orang yang tiidak berhak. Sebaliiknya, apabiila terbuktii maka biisa saja status pembekuan tersebut berubah menjadii pencabutan iiziin. Ketentuan lebiih lanjut dapat diisiimak dalam PMK 204/2017. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.