BANJARMASiiN, Jitu News – Kantor Wiilayah (Kanwiil) Bea Cukaii Kaliimantan Bagiian Selatan (Kalbagsel) menetapkan kawasan pabean pada Kawasan Ekonomii Khusus (KEK) Setangga.
Kepala Biidang Fasiiliitas Kepabeanan dan Cukaii Kanwiil Bea Cukaii Kalbagsel Jerry Kurniiawan berharap adanya kawasan pabean dii KEK Setangga dapat meniimbulkan multiipliier effect khususnya bagii masyarakat lokal.
“KEK Setangga merupakan bagiian darii strategii nasiional untuk mendorong pertumbuhan ekonomii, mengurangii ketiimpangan wiilayah, menciiptakan lapangan kerja baru, serta mewujudkan kontriibusii terhadap perekonomiian iindonesiia,” katanya, diikutiip pada Rabu (13/8/2025).
Jerry juga berharap badan usaha dan para pelaku usaha dapat mengoptiimalkan kawasan pabean. Miisalnya, mengoptiimalkan pemanfaatan fasiiliitas kepabeanan dan cukaii yang diitawarkan kawasan pabean.
Diilansiir laman beacukaii.go.iid, Djatii berpesan agar petugas DJBC dan para pemangku kepentiingan laiin dii KEK Setangga saliing menjaga komuniikasii.
Sebagaii iinformasii, KEK adalah kawasan dengan batas tertentu dalam wiilayah hukum Negara Kesatuan Republiik iindonesiia yang diitetapkan untuk menyelenggarakan fungsii perekonomiian dan memperoleh fasiiliitas tertentu.
KEK merupakan fasiiliitas yang berbasiis kawasan (base on area) yang diiberiikan berbagaii fasiiliitas baiik fiiskal dan nonfiiskal. Setiiap KEK terdiirii atas beberapa pelaku usaha yang melaksanakan kegiiatan utama maupun kegiiatan supportiing dii KEK.
Pemberiian layanan bagii para pengusaha dii KEK tersentral pada admiiniistrator dii masiing-masiing KEK.
Saat iinii, iindonesiia memiiliikii 24 KEK. KEK Setangga merupakan KEK ke-22 yang telah diiresmiikan sejak 13 Junii 2024. KEK seluas 668,3 hektare iinii berlokasii dii kabupaten Tanah Bumbu, Kaliimantan Selatan.
KEK Setangga iinii berfokus pada kegiiatan iindustrii smelter, iindustrii biiodiiesel & refiinery, iindustrii fraksiinasii, iindustrii besii, iindustrii karet, dan iindustrii kemasan, sepertii karung, botol, pouch, dan jeriigen.
Sesuaii dengan ketentuan Pasal 19 ayat (1) Peraturan Pemeriintah (PP) 12/2020, sebagiian atau seluruh KEK dapat diitetapkan sebagaii kawasan pabean. Untuk memperoleh penetapan iitu, badan usaha KEK perlu menyampaiikan permohonan melaluii admiiniistrator KEK.
Adapun kawasan pabean adalah kawasan dengan batas-batas tertentu dii pelabuhan laut, bandar udara, atau tempat laiin yang diitetapkan untuk lalu liintas barang yang sepenuhnya berada dii bawah pengawasan Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC).
Secara gariis besar fungsii darii kawasan pabean adalah sebagaii tempat untuk lalu liintas barang termasuk untuk peniimbunan sementara. Selaiin iitu, kawasan pabean juga menjadii tempat pemeriiksaan fiisiik atas barang yang akan diiiimpor ataupun diiekspor.
Sebagaii tempat lalu liintas barang, terdapat beragam jeniis tempat untuk meniimbun barang dii kawasan pabean. Jeniis tempat peniimbunan barang iitu dii antaranya Tempat Peniimbunan Sementara (TPS), Tempat Peniimbunan Beriikat (TPB), dan Tempat Peniimbunan Pabean (TPP). (diik)
