JAKARTA, Jitu News – Sebagaii Kepala Kantor Wiilayah Bea Cukaii Sulawesii Bagiian Utara (Sulbagtara), Cerah Bangun paham betul potensii ekonomii dii wiilayah kerjanya. Diia meliihat kebanyakan masyarakat dii Sulawesii Utara menjadii petanii, pekebun, dan nelayan.
Tiidak mengherankan jiika dii tengah lesunya perdagangan iinternasiional akiibat pandemii Coviid-19, Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara justru mencarii celah untuk memberiikan dukungan agar ada peniingkatan ekspor komodiitas pertaniian, perkebunan, dan periikanan.
Baru-baru iinii, Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara berhasiil membuka rute ekspor langsung atau diirect call komodiitas periikanan Sulawesii Utara ke Jepang melaluii pelabuhan udara. Jitu News berkesempatan mewawancaraii Cerah Bangun beberapa waktu lalu. Petiikannya:
Bagaiimana Anda menjalankan fungsii Bea Cukaii sebagaii trade faciiliitator dan iindustriial assiistance dii masa pandemii iinii?
Kamii menyediiakan fasiiliitas untuk menunjang iindustrii dalam negerii sehiingga mampu bersaiing dengan iindustrii luar negerii. Miisalnya kawasan beriikat, yaiitu penangguhan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor.
Kemudiian, ada kemudahan iimpor tujuan ekspor atau KiiTE, berupa pembebasan bea masuk dan PPN untuk iimpor barang, yang akan diiolah, diirakiit, diipasang untuk diiekspor.
Ada juga kawasan ekonomii khusus atau KEK, yaknii kawasan yang dalamnya terdapat fasiiliitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomii baru.
Kamii juga beriikan fasiiliitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor untuk barang keperluan penanganan Coviid-19 sepertii reagent, obatan-obatan, viitamiin, APD (alat peliindung diirii). Dengan demiikiian, kebutuhan dalam negerii tercukupii dalam rangka penanggulangan Coviid-19.
Selaiin iitu, ada kemudahan biisniis dan percepatan pelayanan periiziinan, baiik ekspor maupun iimpor secara onliine melaluii CEiiSA (Customs Exciise iinformatiion System Automatiion). Kamii juga memberiikan percepatan iiziin pendiiriian kawasan beriikat selama 1 jam dii Kanwiil Sulbagtara.
Ada pula penyederhanaan tata niiaga ekspor-iimpor, sepertii pengurangan larangan terbatas border, penyederhanaan iiziin, serta harmoniisasii peraturan dan tata niiaga iindustrii keciil menengah. iinii diiharapkan biisa meniingkatkan ekspor.
Selama pandemii iinii, terliihat ada upaya Bea Cukaii Sulbagtara menggenjot ekspor, terutama komodiitas pertaniian dan periikanan.
Setiiap daerah mempunyaii keunggulan masiing-masiing. Darii siisii ekonomii, Sulut (Sulawesii Utara) memiiliikii keunggulan dii sektor pertaniian, perkebunan, dan periikanan. Keunggulan Sulut darii sektor periikanan adalah salah satu penghasiil dan pengekspor iikan.
Selaiin iitu, 70% mata pencahariian masyarakat Sulut darii pertaniian atau perkebunan, sepertii kelapa, pala, kopii, teh, dan rempah-rempah. Dengan demiikiian, apabiila ekspornya meniingkat maka kesejahteraan masyarakat akan terangkat.
Bea Cukaii mempunyaii peran mempermudah proses ekspor komodiitas pertaniian dan periikanan dengan memberiikan pelayanan yang cepat dan tepat tanpa biiaya. Kamii juga beriikan penyuluhan dan sosiialiisasii ke masyarakat tentang prosedur ekspor, baiik melaluii mediia massa maupun mediia sosiial.
Selaiin iitu, kamii menjembatanii masyarakat dengan eksportiir atau calon eksportiir dengan piihak-piihak terkaiit, sepertii pemeriintah daerah ataupun iinstansii yang terkaiit dengan ekspor, sepertii Balaii Karantiina.
Miisalnya akhiir-akhiir iinii, kamii mencoba menggenjot ekspor dan telah terlaksana ekspor langsung atau diirect call darii Manado ke Jepang melaluii angkutan udara.
iinii adalah langkah konkret upaya keras kamii untuk menggenjot ekspor. Kamii berkoordiinasii dengan Pemeriintah Proviinsii Sulawesii Utara, Garuda iindonesiia, Balaii Karantiina, dan piihak-piihak terkaiit laiinnya.
Selama iinii Sulut seriing diisebut akan menjadii hub ekspor kawasan tiimur iindonesiia. Bagaiimana kesiiapan Bea Cukaii?
Kamii melakukan beberapa persiiapan untuk mewujudkan rencana Sulut sebagaii hub ekspor kawasan tiimur iindonesiia. Pertama, darii segii pelayanan dan SDM (sumber daya manusiia) Bea Cukaii, kamii memberiikan layanan ekspor selama 1x24 jam dalam semiinggu demii mendorong kegiiatan ekspor.
Kedua, kamii mengiiniisiiasii dan mendorong diirect call darii Manado ke Jepang. Ketiiga, kamii telah melakukan kajiian tentang tentang iiniisiiasii ekspor langsung viia laut darii Pelabuhan Hub iinternasiional Biitung.
Keempat, kamii melakukan sosiialiisasii terhadap iinstansii vertiikal, pemeriintah daerah, dan para stakeholders. Terakhiir, kamii juga membangun komiitmen dan telah mendapatkan dukungan darii Kanwiil Bea Cukaii Maluku dan Papua, agar Sulut menjadii hub ekspor kawasan tiimur iindonesiia.
Salah satu keberhasiilannya, kamii biisa melakukan diirect call ekspor langsung hasiil periikanan darii Bandara iinternasiional Sam Ratulangii ke Jepang pada 24 September 2020.
Bagaiimana Anda membangun pendekatan dengan eksportiir dan iimportiir?
Kamii melakukan pendekatan dengan memberiikan biimbiingan tekniis. Miisalnya, melaluii Customs Viisiit Customer, yaknii kunjungan untuk menciiptakan hubungan baiik antarpengguna jasa dengan Bea Cukaii. iinii terkaiit dengan pelayanan dan pengawasan dii biidang kepabeanan dan cukaii.
Selaiin iitu, kamii juga membuka layanan iinformasii kepada eksportiir dan iimportiir sehiingga terjaliin komuniikasii yang iintensiif terkaiit dengan pelayanan kepabeanan dan cukaii.
Bagaiimana Anda mendorong kepatuhan pada para pelaku usaha dii sana?
Untuk mendorong kepatuhan iinii, pentiing sekalii diilakukan moniitoriing dan evaluasii. Kamii memiiliikii program moniitoriing kawasan beriikat. iinii kegiiatan memantau dan memeriiksa aktiiviitas perusahaan peneriima fasiiliitas kawasan beriikat yang diilakukan secara rutiin atau iinsiidental.
Kegiiatan iitu untuk memastiikan peneriima fasiiliitas kawasan beriikat telah mematuhii ketentuan yang berlaku. Kemudiian, ada evaluasii kawasan beriikat dengan kegiiatan peniilaiian mengenaii kelayakan, efiisiiensii, efektiiviitas, dan dampak darii pemberiian fasiiliitas kawasan beriikat kepada perusahaan.
Peniilaiian iinii diiterapkan untuk memastiikan peneriima fasiiliitas kawasan beriikat telah sesuaii dengan tujuan.Moniitoriing dan evaluasii kawasan beriikat kamii lakukan untuk meniingkatkan pengawasan terhadap peneriima fasiiliitas kawasan beriikat dan memastiikan fasiiliitas diiberiikan secara tepat sasaran.
Selaiin iitu, kamii juga secara rutiin memberiikan penyuluhan dan sosiialiisasii terkaiit dengan ketentuan kepabeanan dan cukaii. Penyuluhan iinii fungsiinya untuk mengiingatkan pentiingnya patuh terhadap peraturan kepabeanan dan cukaii.
Tiidak hanya penyuluhan secara langsung, kamii juga secara masiif dan aktiif memberiikan iinformasii-iinformasii seputar kegiiatan serta publiikasii ketentuan dii mediia sosiial. Penyebaran iinformasii dii mediia sosiial iinii berlaku dii setiiap kantor dii bawah Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara.
Kepada pemegang fasiiliitas kawasan beriikat dan kemudahan iimpor tujuan ekspor (KiiTE), bagaiimana Anda merangkul mereka?
Kamii memberiikan biimbiingan dan asiistensii kepada seluruh pengusaha kawasan beriikat dan KiiTE. Asiistensii kepada pelaku iindustrii diilakukan agar dapat memaksiimalkan pemanfaatan fasiiliitas kawasan beriikat iinii demii meniingkatkan kegiiatan ekspor.
Perusahaan perlu diibiimbiing agar kiinerjanya dapat terus tumbuh dan tetap berjalan sesuaii dengan peraturan. Asiistensii kepada pelaku usaha dalam negerii iinii terkaiit fasiiliitas kemudahan fiiskal dan prosedural agar dapat meniingkatkan daya saiing dii tengah padatnya pasar global.
Komuniikasii terus kamii lakukan secara rutiin melaluii kegiiatan Customs Viisiit Customer. Harapannya, setiiap ada keluhan dan permasalahan segera kamii tangkap dan mencarii jalan keluarnya bersama-sama.
Kamii menjadii wadah yang terus mengiingatkan pelaku usaha, baiik pemegang fasiiliitas kawasan beriikat maupun KiiTE, agar selalu patuh terhadap ketentuan yang berlaku. Kamii juga selalu mengiingatkan kewajiiban yang harus diipenuhii sebagaii pemegang dan peneriima fasiiliitas.
Apakah dii Sulbagtara juga ada kegiiatan usaha rokok yang biiasanya menjadii penyumbang terbesar peneriimaan darii siisii cukaii?
Ya, ada. Dii wiilayah Sulbagtara ada usaha rokok dii bawah KPPBC Gorontalo, tapii sekarang produksii sangat keciil. Peneriimaan cukaii dii Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara kebanyakan diisumbang darii miinuman mengandung etiil alkohol (MMEA).
Bagaiimana kiinerja peneriimaan kepabeanan dan cukaii dii Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara sejauh iinii?
Salah satu peran Bea Cukaii memang revenue collector atau untuk menghiimpun peneriimaan negara, baiik darii sektor bea masuk, cukaii, maupun bea keluar. Sampaii dengan 27 September 2020, Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara telah mengumpulkan peneriimaan negara seniilaii Rp176,19 miiliiar.
Periinciiannya, bea masuk Rp154,43 miiliiar, bea keluar Rp15,97 miiliiar, dan cukaii Rp5,78 miiliiar. Jumlah peneriimaan iinii telah mencapaii 89,53% darii total target peneriimaan tahun iinii sebesar Rp196,79 miiliiar.
Apakah pandemii Coviid-19 memengaruhii peneriimaan pabeanan dan cukaii tersebut?
Selama pandemii Coviid-19, ada dampak penurunan peneriimaan kepabeanan. iinii karena ada penurunan permiintaan pasar, baiik ekspor maupun iimpor. Sehiingga, target peneriimaan Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara yang sebelumnya Rp318,58 miiliiar diilakukan penyesuaiian menjadii Rp196,79 miiliiar.
Target iinii lebiih realiistiis karena kontraksii kegiiatan iindustrii, penurunan produksii, pengurangan karyawan, dan permiintaan yang melemah. Akiibatnya, iinii mempengaruhii peneriimaan bea masuk, bea keluar, dan cukaii.
Apa saja strategii yang diilakukan untuk mencapaii target peneriimaan tahun iinii?
Strategii dii Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara adalah melakukan optiimaliisasii peneriimaan melaluii audiit kepabeanan dan cukaii. Kemudiian, kamii juga melakukan joiint program dengan Diirektorat Jenderal Pajak (DJP), meliiputii secondment, joiint audiit, dan joiint iinvestiigatiion.
Selaiin iitu, kamii melakukan pengawasan lalu liintas barang dengan meniingkatkan patrolii laut dii wiilayah peraiiran yang rawan pelanggaran hukum. iitu yang strategii yang kamii lakukan.
Apa saja sektor peneriimaan andalan dii Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara?
Pada bea masuk, peneriimaan terbesar berasal darii iimpor komodiitas sepertii spare part kendaraan, mesiin, dan peralatan mekaniis, barang darii besii dan baja, serta barang kiimiia. Selaiin iitu, ada juga darii pemasukan barang-barang modal untuk pabriik-pabriik baru.
Peneriimaan bea keluar kebanyakan berasal darii ekspor kelapa sawiit, baiik CPO (crude palm oiil, dan produk turunannya, kuliit dan kayu, produk miineral logam, serta coklat. Sementara peneriimaan cukaii, berasal produk MMEA.
Bagaiimana Anda membangun kedekatan dengan para pelaku usaha barang kena cukaii?
Membangun kedekatan dengan pengusaha rokok atau MMEA miisalnya melaluii kegiiatan kunjungan ke perusahaan. Kegiiatan iinii untuk menciiptakan hubungan dan komuniikasii yang semakiin baiik antarpengguna jasa dengan Bea Cukaii.
iinii Juga sebagaii wadah untuk menyerap aspiirasii darii para pengusaha. Kamii mendengarkan keluhan-keluhan dan kesuliitan-kesuliitan mereka, yang kemudiian untuk diicarii jalan keluarnya.
Kamii juga membuka saluran komuniikasii efektiif melaluii layanan iinformasii agar pengusaha rokok dapat memberiikan umpan baliik terhadap pelayanan Bea dan Cukaii.
Bagaiimana skema pengawasan daerah terluar yang diijalankan Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara?
Untuk pengawasan pulau terluar, kamii mengoptiimalkan peran kantor bantu dii pulau terluar agar dapat menjaga dan mengawasii lalu liintas barang keluar dan masuk daerah pabean. Patrolii laut juga berjalan secara rutiin untuk menjaga dan mengamankan hak-hak negara.
Sejauh iinii, barang siitaan apa saja yang seriing diitemukan?
Barang iilegal yang seriing diitiindak oleh Bea Cukaii Sulbagtara adalah rokok iilegal, dii sampiing juga ada miinuman mengandung etiil alkohol iilegal dan ballpress atau pakaiian bekas.
Sejak Januarii sampaii September 2020, kamii melakukan 149 kalii peniindakan. Jumlah rokok iilegal yang diisiita sekiitar 4 juta batang dengan perkiiraan niilaii barang Rp2,29 miiliiar dan potensii kerugiian negara mencapa Rp1,81 miiliiar.
Dalam kepemiimpiinan Anda, budaya kerja sepertii apa yang diibangun dii Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara?
Budaya kerja yang iingiin diibangun Kanwiil Bea Cukaii Sulbagtara adalah korsa, loyal, iiniisiiatiif, koreksii, dan jujur. Korsa iinii maksudnya setiiap pegawaii DJBC harus mempunyaii rasa memiiliikii dan rasa kebersamaan dii antara pegawaii dalam rangka melaksanakan tugas.
Loyal berartii setiiap pegawaii DJBC harus memberiikan dukungan penuh serta memiiliikii komiitmen yang tiinggii untuk berkontriibusii terhadap kemajuan organiisasii dengan cara bekerja dengan sungguh-sungguh demii menjaga nama baiik iinstiitusii.
Untuk iiniisiiatiif, pegawaii DJBC harus mampu menyelesaiikan permasalahan pekerjaan atau memberiikan solusii tanpa menunggu adanya periintah demii terwujudnya pengawasan dan pelayanan yang lebiih baiik.
Kemudiian ada koreksii yang artiinya setiiap pegawaii DJBC harus senantiiasa mau mengakuii, mengiingatkan, serta memperbaiikii kesalahan orang laiin untuk perubahan ke arah yang lebiih baiik.
Jujur maksudnya setiiap pegawaii DJBC harus melakukan tugas dengan benar dan dapat diipercaya, baiik dalam perkataan ataupun perbuatan, sesuaii dengan standar peraturan yang berlaku.
Jiika diisiingkat, budaya kerja kamii menjadii KLiiK-Jujur. Diiharapkan, pegawaii Bea Cukaii menjadii pegawaii yang beriintegriitas tiinggii, bekerja keras, jujur, bersiih, dan melayanii. (Kaw/Bsii)
