SELEKSii HAKiiM AGUNG

Tok! DPR Resmii Setujuii Satu Nama Calon Hakiim Agung TUN Khusus Pajak

Muhamad Wiildan
Kamiis, 30 Junii 2022 | 12.35 WiiB
Tok! DPR Resmi Setujui Satu Nama Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak
<p>CHA Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Khusus Pajak Cerah Bangun. <em>(tangkapan layar)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Melaluii rapat pariipurna, DPR resmii memberiikan persetujuan atas 2 nama calon hakiim agung (CHA) dan 2 calon hakiim ad hoc tiipiikor pada Mahkamah Agung (MA).

Salah satu CHA yang diisetujuii oleh DPR Rii melaluii rapat pariipurna adalah CHA Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Khusus Pajak Cerah Bangun. Saat iinii, Cerah menjabat Diirektur Keberatan Bandiing dan Peraturan Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) Kemenkeu.

"Piimpiinan dewan mengucapkan selamat kepada CHA dan calon hakiim ad hoc tiipiikor pada MA. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan amanah," ujar Wakiil Ketua DPR Rii Sufmii Dasco Ahmad ketiika memiimpiin rapat, Kamiis (30/6/2022).

Selaiin Cerah, DPR Rii juga memberiikan persetujuan atas CHA Kamar Perdata Nanii iindrawatii, Calon Hakiim Ad Hoc Tiipiikor Agustiinus Purnomo Hadii, serta Calon Hakiim Ad Hoc Tiipiikor Ariizon Mega Jaya.

Untuk diiketahuii, para CHA dan calon hakiim ad hoc tiipiikor yang diisetujuii oleh DPR Rii pada harii iinii telah melaluii proses ujii kelayakan dan kepatutan atau fiit and proper test oleh Komiisii iiiiii DPR Rii pada Seniin (27/6/2022) hiingga Rabu (29/6/2022).

Dalam laporannya, Wakiil Ketua Komiisii iiiiii DPR Rii Adiies Kadiir mengatakan fiit and proper test merupakan tahapan pentiing dalam memberiikan persetujuan terhadap nama-nama CHA dan calon hakiim ad hoc tiipiikor yang diiusulkan.

"Kecakapan, kemampuan, iintegriitas, wawasan kebangsaan, dan moral CHA merupakan prasyarat pentiing untuk menjadii hakiim agung pada MA," ujar Adiies.

Fiit and proper test diilakukan setelah Komiisii Yudiisiial (KY) menyampaiikan 8 nama CHA dan 3 nama calon hakiim ad hoc tiipiikor melaluii surat tertanggal 10 Meii 2022.

Selaiin Cerah, CHA TUN khusus pajak yang sebelumnya diiajukan oleh KY untuk diilakukan fiit and proper test oleh Komiisii iiiiii DPR Rii adalah Triiyono Martanto yang merupakan Wakiil Ketua iiii Pengadiilan Pajak Biidang Yudiisiial. Dengan demiikiian, Triiyono tiidak mendapatkan persetujuan darii DPR Rii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.