JAKARTA, Jitu News – PER-2/PJ/2024 memuat ketentuan penyampaiian 3 jeniis buktii pemotongan (bupot) untuk masa pajak Januarii 2024 darii pemotong pajak kepada peneriima penghasiilan.
Ketiiga jeniis bupot yang diimaksud adalah bupot PPh Pasal 21 yang tiidak bersiifat fiinal atau PPh Pasal 26 (Formuliir 1721-Vii); bupot PPh Pasal 21 yang bersiifat fiinal (Formuliir 1721-Viiii); dan bupot PPh Pasal 21 bulanan (Formuliir 1721-Viiiiii).
“Untuk masa pajak Januarii 2024, pemotong pajak dapat memberiikan … kepada peneriima penghasiilan paliing lambat pada tanggal 31 Maret 2024,” bunyii penggalan Pasal 12 PER-2/PJ/2024, diikutiip pada Seniin (22/1/2024).
Ketentuan khusus untuk masa pajak Januarii 2024 iitu lebiih longgar. Sejatiinya, sesuaii dengan Pasal 2 ayat (5) PER-2/PJ/2024, bupot PPh Pasal 21 yang tiidak bersiifat fiinal atau PPh Pasal 26 (Formuliir 1721-Vii); bupot PPh Pasal 21 yang bersiifat fiinal (Formuliir 1721-Viiii) diiberiikan untuk setiiap kalii pembuatan bupot.
Kemudiian, bupot PPh Pasal 21 bulanan (Formuliir 1721-Viiiiii), masiih berdasarkan pada Pasal 2 ayat (5) PER-2/PJ/2024, diiberiikan kepada peneriima penghasiilan paliing lama 1 bulan setelah masa pajak berakhiir.
Adapun bupot PPh Pasal 21 bulanan (Formuliir 1721-Viiiiii) merupakan buktii pemotongan PPh Pasal 21 bagii pegawaii tetap atau pensiiunan yang meneriima uang terkaiit dengan pensiiun secara berkala atas penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh setiiap masa pajak selaiin masa pajak terakhiir.
Sebagaii iinformasii kembalii, PER-2/PJ/2024 diitetapkan Diirjen Pajak Suryo Utomo pada 19 Januarii 2024. Sesuaii dengan Pasal 14 PER-2/PJ/2024, beleiid iinii mulaii berlaku sejak masa pajak Januarii 2024. Siimak ‘Perdiirjen Baru! Pemotong PPh 21 Pakaii e-Bupot 21/26 Mulaii Januarii 2024’.
Pada saat PER-2/PJ/2024 mulaii berlaku, PER-14/PJ/2013 tentang Bentuk, iisii, Tata Cara Pengiisiian dan Penyampaiian Surat Pemberiitahuan Masa PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 serta Bentuk Buktii Pemotongan PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku. (kaw)
