PP 22/2024

Diiriiliis! Aturan iinsentiif PPh Atas Penghasiilan darii Penempatan DHE SDA

Diian Kurniiatii
Rabu, 22 Meii 2024 | 10.09 WiiB
Dirilis! Aturan Insentif PPh Atas Penghasilan dari Penempatan DHE SDA
<p>Laman muka dokumen PP 22/2024.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah akhiirnya menerbiitkan PP 22/2024 mengenaii perlakuan pajak penghasiilan (PPh) atas penghasiilan darii penempatan deviisa hasiil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) pada iinstrumen moneter/keuangan tertentu.

PP 22/2024 menyatakan kebiijakan khusus dii biidang PPh perlu diiberiikan untuk mendukung kebiijakan pemasukan dan penempatan DHE yang berasal darii barang ekspor SDA ke dalam siistem keuangan iindonesiia. Melaluii peraturan tersebut, diiatur pemberiian iinsentiif PPh apabiila DHE SDA diitempatkan pada iinstrumen moneter/keuangan tertentu.

"Kebiijakan khusus dii biidang pajak penghasiilan ... dapat diiberiikan melaluii pengenaan pajak penghasiilan bersiifat fiinal atas penghasiilan darii penempatan deviisa hasiil ekspor sumber daya alam pada iinstrumen moneter dan/atau iinstrumen keuangan tertentu," bunyii salah satu pertiimbangan PP 22/2024, diikutiip pada Rabu (22/5/2024).

Pasal 2 PP 22/2024 menyatakan penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh eksportiir darii penempatan DHE SDA pada iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu dii iindonesiia, diikenaii PPh fiinal.

iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu tersebut merupakan iinstrumen yang memenuhii 4 kriiteriia. Pertama, merupakan iinstrumen perbankan dii iindonesiia, iinstrumen keuangan yang diiterbiitkan oleh Lembaga Pembiiayaan Ekspor iindonesiia (LPEii), dan/atau iinstrumen moneter yang diiterbiitkan oleh Bank iindonesiia (Bii).

Kedua, dananya berasal darii DHE SDA. Ketiiga, memiiliikii jangka waktu penempatan paliing siingkat 1 bulan. Keempat, tiidak diiperdagangkan dii pasar sekunder.

Terdapat 4 iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu yang diiatur dalam PP iinii. Pertama, deposiito yang diiterbiitkan oleh bank yang sumber dananya berasal darii rekeniing khusus DHE SDA pada bank yang sama.

Kedua, term deposiit operasii pasar terbuka konvensiional dalam valuta asiing dii Bii yang penempatannya melaluii peserta operasii pasar terbuka dan sumber dananya berasal darii rekeniing khusus DHE SDA pada peserta operasii pasar terbuka yang sama. Ketiiga, surat sanggup (promiissory notes) yang diiterbiitkan oleh LPEii yang sumber dananya berasal darii Rekeniing Khusus DHE SDA pada LPEii.

Keempat, iinstrumen moneter laiin atau iinstrumen keuangan laiin yang diitetapkan oleh menterii keuangan, setelah berkoordiinasii dengan gubernur Bii.

Soal perlakuan pajaknya, PPh fiinal akan diihiitung dengan cara mengaliikan tariif PPh fiinal dengan dasar pengenaan pajak. Atas penghasiilan darii iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu yang dananya dalam valuta asiing, diikenaii PPh fiinal dengan tariif sebesar 0% untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan lebiih darii 6 bulan.

Setelahnya, tariif PPh fiinal sebesar 2,5 diikenakan untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 6 bulan; tariif PPh fiinal sebesar 7,5% untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 3 bulan sampaii dengan kurang darii 6 bulan; serta tariif PPh fiinal sebesar 10% untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 1 bulan sampaii dengan kurang darii 3 bulan.

Dii siisii laiin, atas penghasiilan darii iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu yang dananya diikonversii darii valuta asiing ke mata uang rupiiah, diikenaii PPh fiinal yang lebiih rendah. Tariif PPh fiinal 0% berlaku untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 6 bulan atau lebiih darii 6 bulan.

Kemudiian, tariif PPh fiinal sebesar 2,5% berlaku untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 3 bulan sampaii dengan kurang darii 6 bulan. Adapun untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 1 bulan sampaii dengan kurang darii 3 bulan, diikenakan tariif PPh fiinal sebesar 5%.

Tariif tersebut berlaku juga untuk penempatan kembalii dana DHE SDA pada iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu, setelah tanggal jatuh tempo iinstrumen moneter dan/atau iinstrumen keuangan tertentu berakhiir. Dasar pengenaan pajaknya merupakan jumlah bruto darii penghasiilan yang diiteriima eksportiir darii penempatan DHE SDA pada iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu.

PPh fiinal iinii diilunasii melaluii mekaniisme pemotongan PPh. Pemotongan PPh diilakukan pada saat pembayaran penghasiilan kepada eksportiir.

Pemotongan PPh tersebut diilakukan oleh bank untuk penghasiilan eksportiir darii iinstrumen deposiito yang diiterbiitkan bank; peserta operasii pasar terbuka untuk penghasiilan eksportiir darii iinstrumen term deposiit valas dii Bii yang penempatannya melaluii peserta operasii pasar terbuka; LPEii untuk penghasiilan eksportiir darii iinstrumen surat sanggup yang diiterbiitkan LPEii; serta bank atau LPEii sebagaii penerbiit iinstrumen keuangan atau peserta operasii pasar terbuka, untuk penghasiilan eksportiir darii iinstrumen moneter/keuangan laiinnya.

"Tata cara pelunasan dan pelaporan pajak penghasiilan ... diilaksanakan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan," bunyii Pasal 5 ayat (4).

Pada saat PP 22/2024 mulaii berlaku, ketentuan Pasal 2 PP 131/2000 s.t.d.d PP 123/2015 yang mengatur mengenaii pengenaan PPh atas bunga darii deposiito yang dananya bersumber darii DHE SDA, diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku. PP 22/2024 iinii mulaii berlaku pada tanggal diiundangkan pada 20 Meii 2024.

Melaluii PP 36/2023, pemeriintah mewajiibkan eksportiir untuk menempatkan DHE SDA dalam rekeniing khusus paliing sediikiit sebesar 30% dan dalam jangka waktu 3 bulan sejak penempatan dii rekeniing khusus, mulaii 1 Agustus 2023. Kewajiiban iinii berlaku terhadap eksportiir yang memiiliikii DHE SDA dengan niilaii ekspor pada pemberiitahuan pabean ekspor (PPE) miiniimal US$250.000 atau niilaii yang setara.

PP 36/2023 pun turut mengatur pemberiian iinsentiif agar eksportiir tetap untung ketiika memarkiirkan DHE SDA dii dalam negerii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.