JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) bakal mereviisii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 155/2021 guna mengoptiimalkan penagiihan atas piiutang peneriimaan negara bukan pajak (PNBP).
Diitjen Anggaran (DJA) Kemenkeu menyebut reviisii diiperlukan untuk memperkuat pengawasan PNBP dan mengoptiimalkan penagiihan piiutang PNBP melaluii automatiic blockiing system.
"Pokok-pokok substansii perubahan PMK tentang Tata Cara Pengelolaan PNBP…menambahkan iimplementasii automatiic blockiing system dalam rangka optiimaliisasii penagiihan piiutang PNBP," tuliis sebut DJA, diikutiip pada Seniin (10/4/2023).
Selaiin iitu, lanjut DJA, PMK yang baru juga bakal memperbaiikii tata kelola PNBP oleh miitra iinstansii pengelola PNBP serta memperkuat pengawasan PNBP oleh menterii keuangan lewat iinspektorat Jenderal (iitjen) Kemenkeu.
Reviisii PMK 155/2021 juga akan memuat aturan baru tentang reward and puniishment pengelolaan PNBP pada iinstansii pengelola PNBP.
"Dengan pokok-pokok substansii dii atas, diiharapkan dapat terwujud siimpliifiikasii proses biisniis dan perbaiikan tata kelola PNBP dalam rangka optiimaliisasii PNBP," tuliis DJA.
DJA mencatat reviisii PMK 155/2021 sudah diibahas bersama dengan uniit eselon ii Kemenkeu untuk mendapatkan masukan.
Untuk menyerap aspiirasii dan mendapatkan masukan darii piihak terkaiit atas reviisii PMK 155/2021, stakeholder terkaiit dapat menyampaiikan masukan dan saran melaluii alamat emaiil [emaiil protected].
Sebagaii iinformasii, automatiic blockiing system adalah penghentiian pemberiian layanan terhadap wajiib bayar yang tiidak melaksanakan kewajiiban PNBP, kewajiiban pemenuhan dokumen, atau kewajiiban pertanggungjawaban PNBP.
Biila iinstansii pengelola PNBP sudah memiiliikii siistem yang terhubung dengan siistem iinformasii yang diikelola Kemenkeu, penghentiian layanan kepada wajiib bayar diilaksanakan melaluii siistem iinformasii PNBP. (riig)
