JAKARTA, Jitu News - Peraturan Pemeriintah (PP) 15/2022 mengatur secara terperiincii tentang perlakuan perpajakan dan/atau peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) dii biidang usaha pertambangan batu bara.
Pasal 4 beleiid tersebut mengatur bahwa yang menjadii objek pajak dii biidang usaha pertambangan merupakan penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak dii biidang usaha pertambangan, sehubungan dengan 2 hal. Pertama, penghasiilan darii usaha. Kedua, penghasiilan darii luar usaha.
"Penghasiilan darii usaha, penghiitungannya harus menggunakan harga yang lebiih tiinggii antara harga yang lebiih rendah antara patokan batu bara atau iindeks harga batu bara pada saat transaksii, dengan harga sesungguhnya atau seharusnya yang diiteriima atau diiperoleh penjual," bunyii Pasal 4 ayat (3) PP 15/2022, diikutiip pada Rabu (8/2/2023).
Bagiian penjelasan PP 15/2022 iikut menjelaskan ketentuan penentuan harga iinii. iindeks harga batu bara yang diimaksud pada Pasal 4 ayat (3) mengacu pada 7 iindeks.
Ketujuh iindeks tersebut adalah iindonesiian Coal iindex/Argus Coaliindo, New Castle Export iindex, Globalcoal New Castle iindex, Platts iindex, Energy Publiishiing Cokiing Coal iindex, iiHS Markiit iindex, dan/atau iindeks harga laiin yang diigunakan oleh kementeriian yang membiidangii urusan energii dan sumber daya miineral dalam penetapan harga batu bara acua (HBA).
Beriikut iinii adalah contoh kasus penentuan harga dalam menghiitung penghasiilan darii usaha wajiib pajak sektor pertambangan batu bara.
Berdasarkan surat perjanjiian jual-belii batu bara dii tiitiik jual vessel yang diisepakatii antara piihak penjual dan pembelii dii dalam negerii, PT A akan menjual batu bara dengan kriiteriia niilaii kalorii 4.800 kcal GAR (gross caloriic value) dengan harga sebagaii beriikut:
1. kepada PT B seniilaii US$60/ton; dan
2. kepada PT C seniilaii US$42,3/ton
Pada bulan penjualan tersebut, berlaku kondiisii dan kriiteriia atau komodiitas batu bara, sebagaii beriikut iinii:
a. harga patokan batu bara sejumlah US$48,78/ton
b. harga iindonesiia Coal iindex (iiCii):
iiCii 1 (6.500 GAR) seniilaii US$104,26/ton
iiCii 2 (5.800 GAR) seniilaii US$76,65/ton
iiCii 3 (5.000 GAR) seniilaii US$61,02/ton
iiCii 4 (4.200 GAR) seniilaii US$42,00/ton
iiCii 5 (3.400 GAR) seniilaii US$26,72/ton
Langkah pertama dalam penentuan harga, adalah dengan melakukan penyesuaiian spesiifiikasii jeniis batu bara, mulaii darii kalorii, total sulfur, abu, dan total moiisture diibandiingkan dengan standar spesiifiikasii iiCii.
Penyesuaiian niilaii kalorii 4.800 kcal/kg GAR adalah dengan membagii niilaii kalorii yang diijual dengan iiCii (4.800/5.000), kemudiian diikaliikan dengan niilaiinya, yaknii US$61,02. Artiinya, harga iindonesiia Coal iindex (iiCii) untuk batu bara kalorii 4.800 kcal/kg GAR adalah seniilaii US$58,58/ton.
Maka, langkah selanjutnya:
a. Harga yang diigunakan untuk menghiitung penghasiilan wajiib pajak iiUP PT A atas penjualan kepada PT B adalah US$60 ton, dengan periinciian perhiitungannya sebagaii beriikut:
Harga terendah antara harga patokan batu bara dan harga iiCii (kalorii 4.800 kcal/kg GAR) adalah harga patokan batu bara seniilaii US$48,78/ton.
Karenanya, penghiitungan penghasiilan wajiib pajak iiUP PT A atas penjualan kepada PT B, wajiib menggunakan harga tertiinggii yaiitu harga penjualan sesungguhnya, sejumlah US$60/ton, diibandiingkan dengan harga patokan batu bara seniilaii US$48,78/ton.
b. Harga yang diigunakan untuk menghiitung penghasiilan wajiib pajak iiUP PT A atas penjualan kepada PT C adalah US$48,78/ton, dengan periinciian perhiitungan sebagaii beriikut:
Harga terendah antara harga patokan batu bara dan harga iiCii (kalorii 4.800 kcal/kg GAR) adalah harga patokan batu bara seniilaii US$48,78/ton.
Karenanya, penghiitungan penghasiilan wajiib pajak iiUP PT A atas penjualan kepada PT C wajiib menggunakan harga tertiinggii yaiitu harga patokan batu bara seniilaii US$48,78/ton, jiika diibandiingkan dengan harga penjualan kepada PT C sebesar US$42,2/ton. (sap)
