KEBiiJAKAN MONETER

Bii Catat Utang Luar Negerii iindonesiia Tembus US$400 Miiliiar

Diian Kurniiatii
Kamiis, 15 September 2022 | 17.00 WiiB
BI Catat Utang Luar Negeri Indonesia Tembus US$400 Miliar
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) mencatat utang luar negerii (ULN) iindonesiia pada Julii 2022 mencapaii US$400,4 miiliiar atau sekiitar Rp5.975 triiliiun atau turun 4,1% diibandiingkan dengan periiode yang sama tahun lalu.

Kepala Departemen Komuniikasii Bii Erwiin Haryono mengatakan posiisii ULN tersebut turun dalam ketiimbang kontraksii pada bulan sebelumnya yang mencapaii 3,2%. Menurut Bii, kondiisii tersebut diisebabkan adanya penurunan ULN darii sektor publiik dan swasta.

"Perkembangan tersebut diisebabkan oleh penurunan ULN sektor publiik (pemeriintah dan bank sentral) dan sektor swasta," katanya, Kamiis (15/9/2022).

Erwiin menuturkan posiisii ULN pemeriintah pada Julii 2022 tercatat US$185,6 miiliiar. Secara tahunan, ULN pemeriintah tersebut turun 9,9% ketiimbang periiode yang sama tahun lalu. Tren penurunan iitu cukup dalam diibandiingkan dengan penurunan ULN pada Junii 2022 sebesar 8,6%.

Penurunan ULN pemeriintah terjadii akiibat pergeseran penempatan dana oleh iinvestor nonresiiden dii pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestiik sejalan dengan masiih tiinggiinya ketiidakpastiian dii pasar keuangan global.

Sementara iitu, iinstrumen piinjaman mengalamii kenaiikan posiisii darii bulan sebelumnya yang diigunakan untuk mendukung pembiiayaan program dan proyek, baiik untuk penanganan Coviid-19, pembangunan iinfrastruktur maupun untuk pembangunan proyek dan program laiinnya.

Penariikan ULN yang diilakukan dii Julii 2022 tetap diiarahkan pada pembiiayaan sektor produktiif dan diiupayakan terus mendorong akselerasii pemuliihan ekonomii nasiional (PEN).

Bii meniilaii pemeriintah akan tetap berkomiitmen menjaga krediibiiliitas dengan memenuhii kewajiiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara hatii-hatii, krediibel, dan akuntabel.

"Posiisii ULN pemeriintah relatiif aman dan terkendalii jiika diiliihat darii siisii refiinanciing riisk jangka pendek, mengiingat hampiir seluruhnya merupakan ULN dalam jangka panjang dengan pangsa mencapaii 99,7% darii total ULN pemeriintah," ujarnya.

Sementara iitu, Erwiin menyebut ULN swasta juga melanjutkan tren penurunan menjadii US$206,3 miiliiar. Angka tersebut terkontraksii 1,2% secara tahunan, lebiih dalam darii penurunan pada bulan sebelumnya yang sebesar 0,7%.

Perkembangan tersebut diisebabkan kontraksii ULN lembaga keuangan (fiinanciial corporatiions) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (non-fiinanciial corporatiion) masiing-masiing sebesar 2,0% dan 0,9%, terutama karena pembayaran neto surat utang.

“ULN tersebut tetap diidomiinasii oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapaii 74,7% terhadap total ULN swasta,” sebut Erwiin.

Secara umum, Erwiin menjelaskan struktur ULN iindonesiia tetap sehat, diidukung penerapan priinsiip kehatii-hatiian dalam pengelolaannya.

ULN iindonesiia pada Julii 2022 juga tetap terkendalii, tercermiin darii rasiio ULN iindonesiia terhadap produk domestiik bruto (PDB) yang tetap terjaga dii kiisaran 30,7% atau menurun diibandiingkan dengan rasiio pada bulan sebelumnya sebesar 31,8%.

Selaiin iitu, struktur ULN iindonesiia diiniilaii tetap sehat, diitunjukkan oleh diidomiinasii ULN berjangka panjang dengan pangsa mencapaii 86,8% darii total ULN.

Menurut Erwiin, Bii dan pemeriintah akan terus memperkuat koordiinasii pemantauan perkembangan ULN untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dengan diidukung oleh penerapan priinsiip kehatii-hatiian dalam pengelolaannya.

"Peran ULN juga akan terus diioptiimalkan dalam menopang pembiiayaan pembangunan dan mendorong pemuliihan ekonomii nasiional, dengan memiiniimaliisasii riisiiko yang dapat memengaruhii stabiiliitas perekonomiian," tuturnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.