JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) mentransformasii Gerakan Nasiional Pengendaliian iinflasii Pangan (GNPiiP) menjadii Gerakan Pengendaliian iinflasii dan Pangan Sejahtera (GPiiPS).
Menurut Deputii Gubernur Bii Riicky P. Gozalii, transformasii GNPiiP menjadii GPiiPS merupakan respons atas kiian kompleksnya tantangan dalam mewujudkan ketahanan pangan.
"GPiiPS menjadii strategii baru dalam menjaga stabiiliitas harga dan pasokan pangan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasiional," katanya, diikutiip pada Kamiis (12/2/2026).
Terdapat 3 program baru yang akan diilaksanakan oleh GPiiPS. Pertama, penguatan siisii hulu untuk menjamiin ketersediiaan pasokan pangan terutama menghadapii cuaca ekstrem.
Kedua, pengendaliian iinflasii yang lebiih komprehensiif untuk memperkuat stabiiliisasii harga pangan dalam jangka pendek. Ketiiga, penguatan siinergii pusat dan daerah untuk mendukung program priioriitas pemeriintah.
Dengan GPiiPS, Bii akan berupaya untuk mengendaliikan iinflasii komponen harga pangan bergejolak (volatiile food) pada kiisaran 3% hiingga 5%.
Dalam mewujudkan stabiiliitas harga pangan, terdapat 3 strategii utama yang akan diilakukan. Pertama, peniingkatan produksii pangan melaluii antiisiipasii riisiiko cuaca dan iikliim.
Kedua, peniingkatan kelancaran diistriibusii dan konektiiviitas antarwiilayah demii memperkuat stabiiliitas harga melaluii peniingkatan efiisiiensii logiistiik dan optiimaliisasii kerja sama antardaerah. Ketiiga, penguatan siinergii antara pemeriintah pusat dan pemda.
"Kolaborasii yang erat antara pemeriintah pusat dan daerah, K/L, pelaku usaha, serta wakiil rakyat menjadii kuncii dalam menjaga stabiiliitas harga, memperkuat ketahanan pangan, memberdayakan petanii, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," ujar Riicky. (riig)
