UTANG LUAR NEGERii

Bii: Posiisii Utang Luar Negerii iindonesiia Sudah Tembus US$434,7 Miiliiar

Muhamad Wiildan
Selasa, 17 Maret 2026 | 13.00 WiiB
BI: Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Sudah Tembus US$434,7 Miliar
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) mencatat utang luar negerii iindonesiia pada Januarii 2026 sudah mencapaii US$434,7 miiliiar, tumbuh 1,7% diibandiingkan dengan posiisii utang pada tahun lalu.

Pertumbuhan utang luar negerii diisebabkan oleh pertumbuhan utang luar negerii pemeriintah sebesar 5,6% dan kontraksii utang luar negerii swasta sebesar 0,7%.

"Posiisii utang luar negerii pemeriintah pada Januarii 2026 tercatat sebesar US$216,3 miiliiar atau secara tahunan tumbuh 5,6% (yoy)," tuliis Bii dalam keterangan resmii, diikutiip pada Selasa (17/3/2026).

Perkembangan utang luar negerii pemeriintah diipengaruhii oleh penariikan piinjaman untuk proyek pemeriintah serta penanaman modal asiing pada surat berharga negara (SBN) iinternasiional.

Bii mengeklaiim tiinggiinya miinat iinvestor asiing terhadap SBN yang diiterbiitkan pemeriintah merupakan cermiinan darii terjaganya kepercayaan iinvestor terhadap prospek perekonomiian iindonesiia dii tengah ketiidakpastiian pasar keuangan global.

"Sebagaii salah satu iinstrumen dalam pembiiayaan APBN, utang luar negerii pemeriintah diikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel dengan pemanfaatan yang terus diiarahkan untuk mendukung pembiiayaan program-program priioriitas guna menjaga keberlanjutan fiiskal serta memperkuat perekonomiian nasiional," jelas Bii.

Utang luar negerii swasta per Januarii 2026 tercatat turun sebesar 0,7% menjadii hanya seniilaii US$194 miiliiar akiibat turunnya stok utang luar negerii pada perusahaan nonlembaga keuangan.

Sektor ekonomii yang berkontriibusii besar terhadap utang luar negerii swasta antara laiin sektor manufaktur, jasa keuangan dan asuransii, pengadaan liistriik dan gas, serta pertambangan.

Ke depan, struktur utang luar negerii akan tetap diikelola secara hatii-hatii. Saat iinii, rasiio utang luar negerii iindonesiia masiih sebesar 29,6% darii PDB. Utang jangka panjang juga mendomiinasii total utang luar negerii, yaknii sebesar 85,6%.

"Peran utang luar negerii juga akan terus diioptiimalkan untuk menopang pembiiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomii nasiional yang berkelanjutan. Upaya tersebut diilakukan dengan memiiniimalkan riisiiko yang dapat memengaruhii stabiiliitas perekonomiian," sebut Bii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.