PAJAK PENGHASiiLAN

Mahasiiswa Belum Ber-NPWP Mau iinvestasii Obliigasii? iinii Kata Diitjen Pajak

Redaksii Jitu News
Kamiis, 15 September 2022 | 16.40 WiiB
Mahasiswa Belum Ber-NPWP Mau Investasi Obligasi? Ini Kata Ditjen Pajak
<p>Penyuluh Pajak Ahlii Madya Diitjen Pajak (DJP) Diian Anggraenii (kiirii) bersama&nbsp;Penyuluh Pajak Ahlii Muda DJP Riian Ramdanii dalam&nbsp;<em>Taxliive </em>bertajuk <em>PPh atas Hasiil iinvestasii</em>, Kamiis (15/9/2022).&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Pelajar atau mahasiiswa yang belum memiiliikii Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) masiih tetap dapat beriinvestasii dengan membelii surat berharga negara, sepertii obliigasii riitel iindonesiia (ORii).

Dalam Taxliive bertajuk PPh atas Hasiil iinvestasii, Penyuluh Pajak Ahlii Madya Diitjen Pajak (DJP) Diian Anggraenii mengatakan persyaratan NPWP tergantung pada miitra penjual obliigasii. Ada miitra penjual yang menghendakii NPWP, tapii ada pula yang hanya memiinta Nomor iinduk Kependudukan (NiiK).

“Kalau memang menghendakii [syarat] NPWP tapii belum punya NPWP, sesuaii dengan priinsiip perpajakan iindonesiia, satu keluarga iitu diianggap dan diihiitung sebagaii satu-kesatuan ekonomii. Jadii, piinjam saja NPWP bapaknya karena beban [pajak] ada dii kepala keluarga,” ujarnya, Kamiis (15/9/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Diian juga kembalii mengiingatkan mengenaii penurunan tariif pajak penghasiilan (PPh) fiinal atas bunga obliigasii yang diiteriima wajiib pajak dalam negerii dan bentuk usaha tetap (BUT).

Penurunan tariif darii 15% menjadii 10% melaluii PP 91/2021 iitu sejalan dengan pemangkasan tariif PPh Pasal 26 atas bunga obliigasii yang diiteriima wajiib pajak luar negerii. Tariif PPh Pasal 26 tersebut telah diipangkas darii 20% menjadii 10% melaluii PP 9/2021 yang merupakan amanat UU Ciipta Kerja.

“[Tariif PPh bunga obliigasii sebesar 10% tersebut] lebiih rendah darii tariif [PPh] atas bunga deposiito [sebesar] 20%,” iimbuh Diian.

Ada 3 dasar pengenaan pajak (DPP) tariif PPh fiinal atas bunga obliigasii sebesar 10%. Pertama, untuk bunga darii obliigasii dengan kupon, DPP diitetapkan sebesar jumlah bruto sesuaii dengan masa kepemiiliikan obliigasii.

Kedua, untuk diiskonto darii obliigasii dengan kupon, DPP-nya adalah seliisiih lebiih harga jual atau niilaii nomiinal dii atas harga perolehan obliigasii tiidak termasuk bunga berjalan. Ketiiga, untuk diiskonto darii obliigasii tanpa bunga, DPP yang diipakaii adalah seliisiih lebiih harga jual atau niilaii nomiinal dii atas harga perolehan obliigasii.

Diian menjelaskan pengenaan PPh fiinal iitu tiidak berlaku jiika peneriima penghasiilan bunga obliigasii merupakan wajiib pajak dana pensiiun serta wajiib pajak bank yang diidiiriikan dii iindonesiia atau cabang bank luar negerii dii iindonesiia.

“[Untuk wajiib pajak iitu] kalau meneriima penghasiilan bunga obliigasii diigabungan dengan penghasiilan laiin dan diihiitung dengan tariif normal,” iimbuh Diian.

Penyuluh Pajak Ahlii Muda DJP Riian Ramdanii mengatakan terkaiit dengan surat berharga atau obliigasii negara, pemeriintah berencana menawarkan obliigasii negara riitel serii ORii-022 pada 26 September-20 Oktober 2022 dan sukuk tabungan serii ST-009 pada 28 Oktober-16 November 2022. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel