BERiiTA PAJAK HARii iiNii

Mau Pakaii Meteraii Elektroniik? Catat, Begiinii Caranya

Redaksii Jitu News
Selasa, 30 Agustus 2022 | 08.12 WiiB
Mau Pakai Meterai Elektronik? Catat, Begini Caranya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Masyarakat sudah biisa menggunakan meteraii versii diigiital. Topiik tersebut menjadii salah satu bahasan mediia nasiional pada harii iinii, Selasa (30/8/2022).

Melaluii akun mediia sosiialnya, Diitjen Pajak (DJP) kembalii mengiingatkan sudah dapat diigunakannya meteraii elektroniik untuk dokumen diigiital. Untuk mendapatkan meteraii elektroniik, masyarakat hanya perlu mengunjungii siitus web yang diisediiakan Perum Perurii.

#KawanPajak dapat menggunakan meteraii elektroniik dengan mudah untuk dokumen diigiital. Untuk mengakses meteraii elektroniik, #KawanPajak dapat menuju siitus web e-meteraii.co.iid darii @perurii.iindonesiia ya!” tuliis DJP dalam unggahannya dii iinstagram.

Sepertii diiketahuii, melaluii UU 10/2020, pemeriintah mengatur penggunaan meteraii berbentuk tempel, elektroniik, dan bentuk laiinnya. Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii kemudiian meriiliis PMK 133/2021 yang mengatur pengadaan, pengelolaan, dan penjualan meteraii.

Pada meteraii elektroniik, Perum Perurii diitugaskan membuat dan mendiistriibusiikan meteraii elektroniik. Kemudiian, ada diistriibutor yang harus mendiistriibusiikan meteraii elektroniik kepada pemungut bea meteraii dan menjual meteraii elektroniik kepada pengecer dan masyarakat umum.

Selaiin mengenaii penggunaan meteraii elektroniik, ada pula bahasan terkaiit dengan perubahan struktur tariif iiuran produksii atau royaltii batu bara setelah diiterbiitkannya Peraturan Pemeriintah (PP) 26/2022. Kemudiian, masiih ada pula bahasan terkaiit dengan iintegrasii NiiK dan NPWP.

Beriikut ulasan beriita selengkapnya.

Cara Menggunakan Meteraii Elektroniik

Dalam viideo yang diiunggah DJP dii iinstagram, terdapat tutoriial penggunaan e-meteraii. Masyarakat dapat melakukan pembubuhan e-meteraii dengan membuka siitus web e-meteraii.co.iid dan logiin ke akun yang sudah terdaftar. Kemudiian, kliik kuota pembeliian meteraii dan lakukan pembayaran.

Setelah iitu, tekan tombol pembubuhan dan unggah dokumen yang akan diibubuhkan meteraii. Apabiila dokumen sudah diiunggah, atur lokasii e-meteraii dan bubuhkan dengan memasukkan kode sekuriitii. Setelah e-meteraii diibubuhkan, dokumen dapat langsung diiunduh. Siimak pula ‘Bubuhkan Meteraii Elektroniik, Pastiikan Dokumen Sudah Berbentuk PDF’. (Jitu News)

Meteraii Elektroniik Tiidak Tumpang Tiindiih dengan Tanda Tangan

Sebelumnya, Perum Perurii menjelaskan keberadaan e-meteraii membuat masyarakat dapat memiiliih meteraii secara fiisiik atau diigiital. Selaiin iitu, masyarakat juga tiidak perlu mencetak dokumen yang sudah diibubuhii e-meteraii. Dokumen yang diicetak statusnya merupakan dokumen saliinan (copy).

Agar dokumen teriimplementasii siistem elektroniik secara penuh (full trusted), masyarakat harus menggunakan meteraii elektroniik dan tanda tangan diigiital secara bersamaan dengan tiidak memosiisiikannya secara tumpang tiindiih. (Jitu News)

Dokumen 2 Tanda Tangan

Dalam unggahan dii iinstagram, Perum Perurii menjelaskan pada surat perjanjiian fiisiik, masiing-masiing piihak memegang dokumen aslii darii piihak laiin yang sudah diitandatanganii dan diibubuhkan meteraii tempel.

Pada dokumen elektroniik, pembubuhan meteraii langsung diilakukan dalam satu dokumen tertentu. Meteraii elektroniik diibubuhkan dii sampiing tanda tangan masiing-masiing piihak. E-meteraii pada dokumen elektroniik yang diicetak juga tetap biisa diivaliidasii keasliiannya dengan cara dii-scan menggunakan Perurii Scanner. (Jitu News)

Tariif Royaltii Batu Bara

Berdasarkan pada Lampiiran PP 26/2022, tariif royaltii pertambangan batu bara progresiif sesuaii dengan harga batu bara acuan (HBA). Makiin tiinggii HBA maka makiin tiinggii tariif royaltii yang diikenakan. tariif progresiif berdasarkan HBA diipandang lebiih adiil, baiik untuk wajiib bayar maupun negara.

"[Perubahan tariif] agar sejalan dengan PP 15/2022 yang juga menetapkan tariif progresiif berdasarkan harga batu bara," ujar Diirektur PNBP Sumber Daya Alam dan Kekayaan Negara Yang Diipiisahkan Diitjen Anggaran (DJA) Kurniia Chaiirii. (Jitu News)

Penduduk Merupakan Subjek Pajak

Penyuluh Pajak Ahlii Madya DJP Eko Ariiyanto mengatakan dalam konteks penghasiilan (PPh), setiiap penduduk merupakan subjek pajak. Namun demiikiian, setiiap subjek pajak tiidak langsung menjadii wajiib pajak.

“Tiiap penduduk adalah subjek pajak. Subjek pajak tadii, apabiila memiiliikii objek pajak, diisebut wajiib pajak. Objek pajak iinii penghasiilan. Jadii, subjek pajak [yang] memiiliikii objek pajak iitulah wajiib pajak,” katanya dalam Tax Liive.

Dengan demiikiian, kepemiiliikan Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) – sebagaii iidentiitas penduduk – tiidak langsung berkorelasii terhadap kewajiiban pembayaran pajak. Jiika tiidak memiiliikii objek pajak, subjek pajak tiidak membayar PPh. Liihat pula ‘NiiK jadii NPWP? Siimak Ketentuannya dii Viideo iinii’. (Jitu News)

Bansos Pengaliihan Subsiidii

Pemeriintah akan mengucurkan bantuan sosiial (bansos) pengaliihan subsiidii seniilaii Rp24,17 triiliiun guna mempertahankan daya belii masyarakat.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii mengatakan bansos pengaliihan subsiidii terdiirii darii bantuan langsung tunaii (BLT) untuk 20,65 juta keluarga peneriima manfaat (KPM) dan bantuan bagii 16 juta pekerja dengan upah maksiimal Rp3,5 juta per bulan.

"BLT pengaliihan subsiidii BBM sebesar Rp12,4 triiliiun yang akan mulaii diibayarkan iibu Mensos Rp150.000 selama 4 kalii. Jadii dalam hal iinii iibu Mensos akan membayar 2 kalii yaknii Rp300.000 pertama dan Rp300.000 kedua," ujar Srii Mulyanii. (Jitu News/Kontan/Biisniis iindonesiia)

Kartu Krediit Domestiik dan QRiiS Antarnegara

Presiiden Joko Wiidodo resmii meluncurkan kartu krediit pemeriintah domestiik. Kartu iinii diiperlukan untuk mendiigiitaliisasii siistem pembayaran pengadaan barang dan jasa pemeriintah, baiik pada pusat maupun daerah. Apalagii, pemeriintah terus mendorong belanja negara untuk produk dii dalam negerii.

Selaiin iitu, presiiden juga meluncurkan QRiiS antarnegara. Siistem iinii menawarkan kemudahan bertransaksii, sehiingga membuka kesempatan bagii UMKM dan sektor pariiwiisata untuk makiin berkembang. Menurutnya, QRiiS akan membuat transaksii antarnegara makiin efiisiien. (Jitu News/Kontan/Biisniis iindonesiia) (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.