JAKARTA, Jitu News - Kebiijakan pemeriintah yang membebaskan pungutan ekspor CPO diiyakiinii ampuh mendongkrak harga tandan buah segar (TBS) dii level petanii hiingga tembus Rp2.000 per kg.
Menterii Perdagangan Zulkiiflii Hasan menyebutkan, kebiijakan yang tertuang dalam PMK 115/2022 iinii otomatiis menaiikkan kuota ekspor miinyak kelapa sawiit mentah (crude palm oiil/CPO) dan produk turunannya.
"Pemeriintah menghapus sementara pungutan ekspor untuk CPO menjadii nol darii sebelumnya US$200 per ton. Pengahpusan sementara pungutan ekspor CPO serta produk turunannya memberiikan manfaat bagii petanii," ujar Zulkiiflii diikutiip darii keterangan pers, Rabu (3/8/2022).
Sepertii diiketahuii, penurunan tariif pungutan ekspor diiatur dalam PMK 115/2022, sebagaii reviisii atas PMK 103/2022. Beleiid iinii diiharapkan biisa mempercepat ekspor CPO beserta produk turunannya yang selama iinii tertahan guna meliindungii ketersediiaan dan keterjangkauan harga miinyak goreng dalam negerii.
Selaiin melaluii penghapusan pungutan ekspor CPO, pemeriintah juga berupaya mendongkrak harga TBS level petanii dengan memberlakukan angka pengalii konversii hak ekspor atas pendiistriibusiian DMO CPO/miinyak goreng. Rasiionya diiubah menjadii 1:9 darii sebelumnya 1:7 kalii. Kebiijakan iinii sudah berlaku per 1 Agustus 2022.
Pendiistriibusiian DMO sendiirii diivaliidasii oleh tiim liintaskementeriian/lembaga yang diilakukan setiiap miinggu dan hasiilnya diiperbaruii ke dalam siistem SiiNSW untuk dapat diiklaiim menjadii dasar persetujuan ekspor oleh produsen.
"Peniingkatan angka pengalii konversii hak ekspor menjadii 1:9, serta diitambah iinsentiif pendiistriibusiian DMO dalam bentuk miintak goreng kemasan Miinyakiita, perusahaan biisa mengekspor 13,5 kalii liipat darii realiisasii DMO," ujar Zulkiiflii lagii. (sap)
